Di tengah hutan Ibu Kota Nusantara (IKN), ada satu destinasi alam baru yang pasti disukai para pecinta hiking, Gunung Parung namanya. Bukit yang berada di sebelah timur laut pusat IKN ini diketahui merupakan titik tertinggi di kawasan IKN, walaupun ketinggiannya hanya sekitar 363 meter di atas permukaan laut.
Dari puncaknya, pengunjung bisa melihat bentang hijau kawasan IKN, hamparan hutan Kalimantan, dan Teluk Balikpapan di kejauhan. Salah satu yang ikonik adalah Jembatan Pulau Balang yang menjulang dari arah teluk.
Walaupun namanya gunung, sebenarnya Gunung Parung lebih mirip bukit jika dibandingkan dengan gunung-gunung besar di Jawa atau Sumatera. Uniknya di Kalimantan Timur, perbedaan ketinggian sedikit saja memang lazim disebut gunung.
Justru karena tidak terlalu tinggi, Gunung Parung cocok untuk pendaki pemula yang ingin mencoba hiking ringan dengan jalur yang tidak terlalu ekstrem.
Di sekitar Gunung Parung juga direncanakan pembangunan koridor satwa yang menghubungkan Tahura Bukit Soeharto dengan kawasan hutan PT ITCI. Jalur ini nantinya menjadi lintasan satwa liar agar habitat mereka tetap terjaga meski pembangunan IKN terus berlangsung.
Wisata Hiking yang Dikelola Pokdarwis
Kawasan Gunung Parung mulai dikembangkan sebagai destinasi ekowisata berbasis masyarakat adat. Salah satu yang aktif mengelola wisata di kawasan ini adalah Pokdarwis atau Kelompok Sadar Wisata setempat.
Bagi yang ingin mendaki, ada salah satu opsi menarik yaitu paket wisata "Authentic Hiking Gunung Parung". Di sini wisatawan tidak hanya diajak mendaki, tetapi juga mengenal budaya lokal Suku Balik Sepaku yang merupakan masyarakat adat di sekitar kawasan IKN.
Dilansir dari situs resmi Otorita IKN, program ini menjadi bagian dari pengembangan wisata budaya Balik Nan Living Museum yang mulai berjalan sejak akhir 2025 lalu.
Pendakian di Gunung Parung akan mengajak pengunjung untuk mengikuti berbagai aktivitas menarik seperti sunrise hunting, melihat milky way, ritual penyambutan adat, bahkan sampai aksi penanaman pohon.
Program wisata ini tidak lain bertujuan untuk meningkatkan ekonomi masyarakat di sekitar IKN.
Untuk mengikuti paket hiking Gunung Parung, biayanya sekitar Rp 142 ribu per orang. Fasilitasnya termasuk tiket masuk, tour guide, bibit pohon, sunrise hunter, hingga pengalaman wisata malam untuk melihat milky way.
Perlengkapan yang Wajib Dibawa
Karena jalurnya yang masih berada di kawasan alami, pendaki sebaiknya membawa perlengkapan berikut:
- Sepatu hiking
- Pakaian outdoor yang nyaman
- Topi
- Sarung tangan
- Air minum cukup
- Makanan ringan
- Jas hujan
- Obat pribadi
Tips Sebelum Mendaki Gunung Parung
Sebelum berangkat, beberapa hal penting berikut perlu menjadi perhatian:
- Datanglah saat cuaca cerah
- Gunakan jasa local guide agar tidak tersesat
- Jangan membuang sampah sembarangan
- Hindari merusak vegetasi
- Gunakan alas kaki anti-slip
- Siapkan fisik sebelum mendaki
- Bawa kamera karena banyak spot menarik
Bagi warga Kalimantan Timur suka mendaki, sebelum jauh menyusuri gunung di pulau lain, cobalah untuk memuncaki Gunung Parung di IKN. Bukan hanya menyusuri hutan, di sini pendaki bisa menikmati suasana baru Ibu Kota Nusantara dari atas bukit
Simak Video "Video: Tongkat Estafet Belum Diberikan ke IKN, Jakarta Punya Kesempatan Berbenah"
(bai/bai)