Sepasang induk-anak orang utan bernama Raya dan Rayu ditemukan selamat dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah. Mereka berusaha bertahan di tengah kobaran api dan kepulan asap dengan cara bertahan di atas pohon.
Peristiwa itu terekam kamera tim BKSDA Kalteng dan Orangutan Foundation International (OFI) ketika berupaya mengevakuasi kedua orang utan tersebut dari lokasi karhutla. Keduanya awalnya ditemukan oleh tim patroli dari unsur TNI pada Rabu (2/9) malam. Lokasi penemuan berada di Jalan Sawit Raya, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, yang berbatasan langsung dengan areal perkebunan sawit milik masyarakat.
Tim kemudian mengevakuasi keduanya dari kawasan yang masih berpotensi membahayakan akibat bara api dan asap. Mereka kemudian diberi nama Raya dan Rayu. Dokter hewan Orangutan Foundation International (OFI), drh Ichlasul Khaerul, mengatakan Raya dan Rayu masih menunjukkan aktivitas serta respons yang baik setelah proses evakuasi.
Tim juga tidak menemukan tanda-tanda cedera akibat kebakaran. Baik Raya maupun Rayu tidak mengalami luka bakar, luka terbuka, cedera akibat benturan maupun terkena patahan pohon.
(des/des)