Peralta Pergi, Pusamania: Logo di Dada Lebih Berarti dari Nama di Punggung

Peralta Pergi, Pusamania: Logo di Dada Lebih Berarti dari Nama di Punggung

Muhammad Budi Kurniawan - detikKalimantan
Selasa, 21 Jul 2026 22:30 WIB
Mariano Peralta. (Instagram @mariano.peralta9/@borneofc.id)
Foto: Mariano Peralta. (Instagram @mariano.peralta9/@borneofc.id)
Samarinda -

Kepindahan Mariano Peralta ke Persib Bandung memunculkan beragam reaksi dari pendukung Borneo FC Samarinda. Meski kehilangan salah satu pemain terbaiknya, kelompok suporter Pusamania menegaskan loyalitas mereka hanya untuk klub berjuluk Pesut Etam.

Capo Pusamania, Riyo, mengatakan tidak merasa khawatir dengan bergabungnya Peralta ke tim yang berjuluk Maung Bandung itu. Menurutnya, Borneo FC sudah memahami karakter permainan gelandang serang asal Argentina tersebut setelah dua musim bekerja sama.

"Tidak ada. Justru kita tahu komposisi dia, kemampuan dia. Mungkin kita akan bisa mengantongi dia," ungkap Riyo kepada awak media, Selasa (21/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski demikian, ia tidak menampik bahwa kepergian Peralta tetap meninggalkan rasa kecewa. Sebab, sang pemain memiliki kontribusi besar terhadap prestasi Borneo FC dalam dua musim terakhir.

"Kecewa ada. Tapi ingat, pemain, pelatih, dan manajemen akan silih berganti datang dan pergi. Kami suporter akan tetap setia mendukung Borneo sampai mati," tegasnya.

Tidak hanya soal Peralta, Riyo juga menanggapi kabar yang menyebut kiper utama Borneo FC, Nadeo Argawinata, berpotensi meninggalkan klub. Menurutnya, siapapun yang mengenakan seragam Pesut Etam akan selalu mendapat dukungan penuh dari suporter.

"Siapapun yang masih berseragam Borneo FC wajib kita dukung. Dan siapapun yang sudah pergi, kita tetap respek karena mereka pernah menjadi bagian dari kita. Ingat, logo di dada lebih berarti daripada nama di punggung," katanya.

Peralta diperkenalkan sebagai pemain baru Persib Bandung setelah menuntaskan dua musim bersama Borneo FC. Selama membela Pesut Etam, pemain asal Argentina itu tampil impresif.

Pada musim 2024/2025, Peralta mencatatkan sembilan gol dan 13 assist dari 33 pertandingan. Sementara pada musim 2025/2026, performanya meningkat tajam dengan torehan 20 gol dan 14 assist dari 34 penampilan.

Penampilan gemilang tersebut mengantarkannya meraih penghargaan Pemain Terbaik Super League 2025/2026 sekaligus menjadi salah satu aktor penting yang membawa Borneo FC finis sebagai runner up dengan koleksi 79 poin, sama dengan Persib Bandung yang keluar sebagai juara. Namun, Pesut Etam harus puas di posisi kedua karena kalah dalam perhitungan head to head.



(sun/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads