Manajer Borneo FC Dandri Dauri menanggapi soal Mariano Peralta yang resmi bergabung dengan Persib Bandung. Dandri mengaku menghormati keputusan sang pemain yang memilih melanjutkan karier bersama Maung Bandung.
Peralta diumumkan sebagai pemain baru Persib pada Minggu (19/7/2026). Pemain sayap asal Argentina itu dikontrak selama dua musim hingga 2028 setelah berstatus bebas transfer karena kontraknya bersama Borneo FC telah berakhir.
"Ya sudahlah (pergi), mau apa lagi. Kalau sudah tiba masanya, kalau sudah tidak ada jodoh ya sudah," kata Dandri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Dandri menyebut bukan tidak mungkin Peralta kembali berseragam Pesut Etam pada suatu saat nanti. Sebab, chemistry Peralta bersama Borneo FC sangatlah kuat.
"Mungkin lain waktu. Percaya saja air Sungai Mahakam itu membawa kita kembali ke Samarinda," ujarnya.
Sebelum merapat ke Persib, nama Peralta sempat santer dikaitkan dengan Persija Jakarta. Bahkan, kepindahannya ke Macan Kemayoran sempat disebut hampir terealisasi. Namun, pemain berusia 27 tahun itu akhirnya memilih Persib, yang musim ini akan tampil di kompetisi Asia.
Persib mendapatkan tanda tangan Peralta tanpa mengeluarkan biaya transfer. Meski berstatus bebas transfer, pemain dengan nilai pasar sekitar Rp 13 miliar itu dikabarkan mendapatkan kontrak bernilai besar selama dua musim.
Peralta meninggalkan Borneo FC dengan catatan impresif. Sejak didatangkan dari klub Uruguay, CA Cerro pada Agustus 2024, ia berkembang menjadi salah satu pemain paling berbahaya di kompetisi.
Pada musim perdananya, Peralta mencetak 9 gol dan 13 assist. Penampilannya semakin menggila pada musim 2025/2026 dengan torehan 20 gol dan 14 assist dari 34 pertandingan.
Berkat performa tersebut, jebolan akademi San Lorenzo itu sukses meraih penghargaan Pemain Terbaik (MVP) Super League 2025/2026 sebelum akhirnya mengakhiri kebersamaannya dengan Borneo FC dan menerima pinangan Persib Bandung.
