Spanyol Juara, Bendera Argentina di Sungai Arut Kobar Diturunkan

Piala Dunia 2026

Spanyol Juara, Bendera Argentina di Sungai Arut Kobar Diturunkan

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Senin, 20 Jul 2026 11:29 WIB
Bendera Argentina di acara nobar di Kotawaringin Barat harus diturunkan karena kalah dari Spanyol.
Bendera Argentina di acara nobar di Kotawaringin Barat harus diturunkan karena kalah dari Spanyol. Foto: Sigit Pamungkas/detikKalimantan
Kotawaringin Barat -

Suasana nonton bareng (nobar) final Piala Dunia 2026 di Bantaran Sungai Arut, kawasan Raja Seberang RT 8, Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah berlangsung meriah. Namun para pendukung Tim Tango harus menurunkan bendera Argentina karena dikalahkan Spanyol.

Acara nobar yang diikuti sekitar 800 warga itu dimulai sejak Senin (20/7/2026) dini hari. Mereka membawa kursi, tikar, hingga mengenakan atribut tim favorit. Bantaran Sungai Arut pun berubah menjadi lautan suporter yang larut dalam kemeriahan laga puncak Piala Dunia.

Sebelum pertandingan dimulai, panitia lebih dulu menggelar kompetisi domino dengan total hadiah Rp 2 juta. Kegiatan tersebut menjadi hiburan sekaligus ajang mempererat kebersamaan warga yang hadir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tak hanya itu, panitia juga membagikan berbagai doorprize berupa beras kepada masyarakat. Pembagian hadiah tersebut disambut antusias sehingga suasana semakin meriah sebelum kick-off dimulai.

Ketua panitia, Wardiman, mengatakan kegiatan nobar sengaja digelar untuk mempererat silaturahmi antarwarga melalui sepak bola yang menjadi olahraga pemersatu.

"Tujuan kami bukan hanya menonton final Piala Dunia, tetapi juga menjalin silaturahmi. Alhamdulillah masyarakat sangat antusias mengikuti lomba domino, doorprize, hingga nobar bersama," kata Wardiman, Senin (20/7/2026).

Saat pertandingan dimulai, sorak-sorai bergema di sepanjang Bantaran Sungai Arut. Pendukung Spanyol dan Argentina sama-sama mendukung tim kesayangan mereka dengan tertib.

"Laga berlangsung ketat selama 90 menit. Kedua tim saling menekan, tetapi belum mampu memecah kebuntuan sehingga pertandingan harus dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu," ujarnya.

Ketegangan akhirnya pecah ketika Spanyol berhasil mencetak gol semata wayang pada babak tambahan waktu. Ribuan tepuk tangan dan sorakan kemenangan langsung menggema dari pendukung La Furia Roja yang memenuhi lokasi nobar.

Bendera Argentina Diturunkan

Sementara para penonton yang kebanyakan pendukung Argentina pun harus gigit jari. Bendera Argentina yang dikibarkan di lokasi pun dengan berat hati harus diturunkan.

"Pendukung Argentina hanya bisa terdiam menyaksikan harapan tim kesayangannya pupus. Seusai peluit panjang dibunyikan, bendera Argentina yang sejak awal berkibar perlahan diturunkan, menjadi momen yang menyita perhatian warga," kata dia.

Meski hasil pertandingan tak berpihak kepada Argentina, suasana nobar tetap berlangsung aman dan penuh kekeluargaan. Pendukung kedua tim saling berjabat tangan dan menikmati penutupan acara dengan canda tawa.

Wardiman berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada ajang-ajang besar berikutnya. Menurutnya, tingginya antusiasme sekitar 800 warga membuktikan bahwa sepak bola bukan sekadar pertandingan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan dan silaturahmi di tengah masyarakat.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Menyaksikan Langsung Selebrasi Spanyol Juara Piala Dunia 2026"
[Gambas:Video 20detik] (bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads