Lefundes Sempat Diragukan, Kini Pulang dengan Penghargaan

Borneo Story

Lefundes Sempat Diragukan, Kini Pulang dengan Penghargaan

Anindyadevi Aurellia - detikKalimantan
Selasa, 09 Jun 2026 11:05 WIB
Pelatih Borneo FC Fabio Lefundes menyoroti kondisi timnya di awal putaran kedua Super League 2025/2026. Termasuk soal proses kedatangan pemain baru yang belum sepenuhnya berjalan lancar.
Mantan Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes. Foto: Istimewa
Samarinda -

Fabio Lefundes, sang juru taktik asal Brasil ini resmi mengakhiri kerja samanya dengan Borneo FC Samarinda. Kehadirannya sempat diragukan, namun ia mampu membuktikan Pesut Etam di bawah didikannya berhasil memborong sejumlah prestasi.

Meski gagal menyabet piala Liga Super 2025/2026, namun Borneo FC setidaknya punya poin yang sama persis dengan sang juara bertahan. Kalah head to head dengan Persib Bandung membuat Borneo harus menunda mimpinya.

Di awal perjalanannya, tidak sedikit yang mempertanyakan kemampuan dan peluang Lefundes untuk meraih hasil terbaik. Terlebih di tengah laga, Borneo sempat alami kekalahan beruntun usai kemenangan 11 kali beruntun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, Fabio Lefundes justru menjadikannya sebagai motivasi untuk terus berkembang dan menunjukkan kualitas yang dimiliki.

Profil Fabio Lefundes

Fabio Lefundes setiba di JIS.Fabio Lefundes. Foto: Instagram @borneofc.id

Fabio Araujo Lefundes adalah pelatih sepakbola asal Brasil. Dirangkum oleh Transfermarkt, pria berusia 53 tahun ini mengantongi lisensi kepelatihan Licencia Pro Entrenador - CONMEBOL.

Ia memulai karier menjadi pelatih fisik di berbagai klub sejak tahun 1995. Lefundes kemudian jadi asisten pelatih di Timur Tengah pada tahun 2008.

Lefundes menghabiskan dua musim di Al Raed di Arab Saudi dan satu musim di Mesaimeer di Qatar. Di Al Raed, ia menjabat sebagai asisten pelatih dan pelatih kebugaran, dan juga sebagai pelatih sementara selama dua bulan di musim 2010-11.

Jeonbuk Hyundai Motors menjadi klub pertama yang dibela Lefundes dalam karier kepelatihannya di Asia. Ia bergabung pada Januari 2011 sebagai pelatih fisik.

Pada tahun berikutnya, Lefundes mendapatkan kontrak berdurasi tiga tahun dan promosi jabatan sebagai asisten pelatih, sembari tetap bertanggung jawab mengkoordinasikan program kebugaran tim. Pada paruh pertama musim 2013, ia bahkan dipercaya menjadi pelatih kepala sementara menggantikan Choi Kang-Hee yang ditunjuk menangani tim nasional Korea Selatan.

Selama tujuh tahun berkiprah bersama Jeonbuk, Lefundes ikut mengantarkan klub tersebut meraih empat gelar K-League Classic pada musim 2011, 2014, 2015, dan 2017. Ia juga menjadi bagian dari kesuksesan tim saat menjuarai Liga Champions AFC 2016. Selain itu, Jeonbuk berhasil finis sebagai runner-up K-League Classic pada musim 2012 dan 2016, serta runner-up Liga Champions AFC 2011.

Setelah meninggalkan Jeonbuk, Lefundes melanjutkan kariernya di Shandong Taishan, Tiongkok. Ia bekerja bersama klub tersebut selama dua musim.

Pada musim pertamanya, Shandong Taishan tampil cukup impresif dengan menempati peringkat ketiga Liga Super Tiongkok. Klub itu juga berhasil melaju hingga final Piala FA Tiongkok sebelum harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari Beijing Guoan dalam pertandingan dua leg.

Setelah berakhirnya musim 2019, Lefundes memutuskan tidak memperpanjang kontraknya. Pandemi COVID-19 yang melanda dunia saat itu turut memengaruhi arah perjalanan karier profesionalnya.

Pada tahun 2020, Lefundes menerima ajakan dari pelatih kepala Bruno Lazaroni untuk bergabung dengan Botafogo. Ia kemudian bekerja di klub yang berkompetisi di Campeonato Brasileiro SΓ©rie A, kasta tertinggi sepak bola Brasil tersebut.

Musim selanjutnya, Lefundes dipanggil menjadi pelatih kepala untuk Madura United selama 2021-2023. Ia juga sempat menjadi pelatih kepala untuk Persita Tangerang, sebelum akhirnya dipanggil menjadi juru taktik Borneo FC Samarinda.

Karier Fabio Lefundes di Borneo

Fabio Lefundes. (HO/Borneo FC)Fabio Lefundes. (HO/Borneo FC)

Borneo FC berada di bawah naungan Fabio Lefundes sejak Juni 2025. Ia dikontrak menjadi pelatih kepala Pesut Etam untuk musim 2025/2026, menggantikan Joaquin Gomez yang membawa klub ini berada di peringkat 5 musim sebelumnya.

Pelatih asal Brasil ini bukan orang baru di Indonesia, karena pernah menukangi Madura United dan Persita Tangerang. Dia datang dengan segudang pengalaman melatih di kawasan Asia. Ia pernah bekerja di Qatar, Arab Saudi, Korea Selatan, hingga China.

Lefundes memiliki banyak pengalaman terhadap sepakbola dan juga dianggap telah memahami kultur sepakbola Indonesia ketika membesut Madura United dan Persita. Dengan kesamaan visi dan pengalaman panjangnya, klub percaya Lafundes mampu memenuhi target pada kompetisi musim 2025/2026 mendatang.

Lefundes didampingi oleh Vinicius Alves Xavier, Pedro Javier, dan Sultan Samma sebagai Asisten Pelatih, Joao Pedro Rayol Marinho sebagai Pelatih Fisik, dan Joao Gabriel Gerheim Da Silva pada Pelatih Kiper.

Namun, kehadirannya sempat diragukan banyak orang. Hal ini juga ia sampaikan dalam unggahannya di instagram @fabiolefundes, Rabu (8/6/2026). Menurutnya dalam Liga Super 2025/2026, banyak orang sempat meragukan Borneo FC yang sejak awal sudah membidik posisi puncak klasemen.

Meski begitu, Lefundes langsung membuktikan anak didiknya mampu memberikan performa terbaik. Pesut Etam sempat mencetak 11 kali kemenangan beruntun di awal musim. Nadeo cs kemudian terus berusaha bermain konsisten, meski sempat gagal menghindari beberapa kekalahan.

Bisa dibilang Lefundes menutup laga musim itu dengan ciamik. Sebut saja laga saat melawan Bali United di Stadion I Wayan Dipta pada Senin (11/5/2026) malam. Borneo berhasil membawa pulang 3 poin melalui gol fenomenal dari Mariano Peralta.

Peralta jadi sorotan bahkan dapat julukan baru dari para warganet, yakni pemain 'editan'. Saat itu, ia berhasil membuat gol roket dari luar kotak penalti.

Borneo FC akhirnya berhasil mengumpulkan 79 poin hingga akhir musim dan bertahan di posisi kedua puncak klasemen. Pesut Etam mengantongi poin lebih banyak dibanding tim-tim lainnya, dan sama persis dengan sang juara bertahan, Persib Bandung.

Borneo FC Panen Penghargaan, Lefundes Pamit

Fabio Lefundes Tinggalkan Kursi Pelatih Borneo FC. (Instagram @borneofc.id)Fabio Lefundes Tinggalkan Kursi Pelatih Borneo FC. (Instagram @borneofc.id)

Pesut Etam kemudian mendominasi dalam nominasi penghargaan BRI Super League 2025/2026. Seperti kategori Player of the Season, Goalkeeper of the Season, Young Player of the Season, hingga Coach of the Season. Fabio menilai pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi dan kerja kolektif seluruh tim sepanjang kompetisi berlangsung.

"Aku sangat bahagia, karena kalau misalnya aku bisa di nominasi itu artinya aku kerja bagus. Tapi itu berhubungan dengan semua orang yang lindungi (Bantu) saya, ada staf pelatih dan pemain," ungkapnya, Jumat (21/5/2026).

Setelah musim berakhir, Borneo FC berhasil memborong sejumlah penghargaan. Pesut Etam terpilih dapat penghargaan Fair Play Team, disusul dengan sejumlah pemain terbaiknya.

Juan Villa, Mariano Peralta, dan Nadeo Argawinata termasuk menjadi 11 pemain terbaik musim ini. Nadeo juga menyabet penghargaan Best Goalkeeper, dan Peralta menjadi Best Player Liga Super musim ini.

Menduduki posisi runner up, Borneo FC dipastikan maju bertanding di ASEAN Club Championship atau Shopee Cup 2026/2027. Tim berjuluk Pesut Etam itu tergabung di Grup A bersama juara bertahan Buriram United, Ratchaburi FC, Kuching City, Tampines Rovers, juara Piala Vietnam, serta pemenang play-off.

Namun kali ini Borneo FC bakal berjuang tanpa Fabio Lefundes. Ia memutuskan untuk mengundurkan diri dari kursi pelatih kepala Borneo FC. Hal ini diumumkan oleh Borneo FC Samarinda melalui instagram resminya, @borneofc.id.

"Borneo FC Samarinda mengumumkan bahwa klub dan Pelatih Kepala Fabio Lefundes telah mencapai kesepakatan bersama untuk tidak melanjutkan kerjasama," tulis Borneo FC dalam takarirnya, dikutip pada Senin (8/6/2026).

"Keputusan ini diambil atas dasar alasan pribadi dari Coach Fabio. Manajemen menghormati keputusan tersebut dan mengapresiasi dedikasi yang telah diberikan selama masa pengabdian bersama Pesut Etam," lanjut unggahan tersebut.

Borneo FC pun mengucapkan terima kasih atas prestasi yang telah diraih oleh Fabio Lefundes. Kini dipastikan Pesut Etam bakal menghadapi tantangan berat di ASEAN Club Championship atau Shopee Cup 2026/2027 dengan pelatih barunya.

"Borneo FC Samarinda menyampaikan terima kasih atas kontribusi, kerja keras, dan capaian yang telah diraih bersama Coach Fabio. TERIMA KASIH 🧑," tulis Borneo FC.

Sementara itu, Fabio juga mengunggah ucapan perpisahannya melalui akun instagram pribadinya @fabiolefundes. Ia mengucap syukur kepada Tuhan dan terima kasih pada seluruh pihak yang ikut berpartisipasi di musim ini, termasuk masyarakat Samarinda.

"Kepada masyarakat Samarinda dan seluruh suporter Borneo FC, saya mengucapkan rasa terima kasih yang tulus atas sambutan hangat, kasih sayang, dan dukungan di setiap momen sepanjang musim ini. Kalian sangat berarti dalam perjalanan kami," tulis Fabio.

"Saya pergi dengan rasa bangga atas semua yang telah kami bangun dan dengan keyakinan bahwa kami telah memberikan yang terbaik setiap hari. Borneo akan selalu ada di hati saya. Terima kasih banyak!," sambungnya.

Halaman 2 dari 3
(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads