Arsenal akhirnya kembali masuk ke final Liga Champions (UCL) setelah lewat 20 tahun. Melawan Paris Saint-Germain (PSG) yang gacor, akankah Arsenal jadi tak terkalahkan atau justru senasib dengan Inter di final tahun lalu?
Untuk diketahui, Arsenal untuk kedua kalinya masuk ke laga final UCL. Pada 2005/2006 lalu, Arsenal kalah dari Barcelona di partai puncak.
Kini Arsenal harus melawan PSG, juara bertahan yang masih tampil gacor. Di sisi lain, Arsenal bakal berstatus tak terkalahkan di UCL 2025/2026 jika nanti bisa memenangi laga final di Puskas Arena, Budapest, Hungaria, pada 30 Mei nanti.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun demikian, mantan gelandang top Wesley Sneijder meragukan Arsenal bisa jadi juara. Menurut dia, Arsenal malah bisa bernasib tragis seperti Inter Milan di musim lalu yang kalah 0-5 dari PSG.
"Jika saya harus mengatakan siapa yang saya kira akan menang, saya akan mengatakan PSG," ujar Sneijder, yang dikutip Metro. "Namun, Arsenal itu tidak gampang kebobolan. Mereka punya pertahanan tangguh dengan dua bek tengah yang punya kualitas terbaik."
"Ini akan jadi sebuah pertandingan yang menarik. Saya kira bisa jadi sebuah pertandingan yang mirip dengan final Inter Milan pada tahun lalu. Saya percaya hasilnya bisa saja [5-0]. Sebelum pertandingan, saya mengira PSG memang punya keuntungan, tapi Inter kan punya pertahanan yang tangguh, dan dengan cara mereka bermain pada serangan-serangan balik," imbuh peraih treble winner bersama Inter pada 2009/2010 tersebut.
"Mungkin saja bisa [kejutan] dan skor 1-0 untuk Inter, tapi hal itu juga bisa malam yang sulit untuk Inter dan saya merasakan yang sama sekarang [untuk Arsenal]. Pertandingannya bisa saja jelek, 1-0 untuk Arsenal, dan saya tidak mengatakan jelek dalam arti yang buruk karena menghentikan PSG mencetak gol itu performa yang luar biasa, tapi memang sangat sulit."
"Jika Arsenal mampu melakukannya dan menang 1-0, maka itu sangat bagus. Namun, saya percaya akan sangat sulit tidak kebobolan melawan PSG. Jadi skornya bisa 3-0 atau 4-0 untuk PSG, atau 1-0 untuk Arsenal," legenda sepakbola Belanda ini menyimpulkan.
Baca artikel selengkapnya di sini.
