Chivu dan Carrick, Eks Pemain yang Bawa Klubnya Berjaya Lagi

Chivu dan Carrick, Eks Pemain yang Bawa Klubnya Berjaya Lagi

Tim detikKalimantan - detikKalimantan
Senin, 04 Mei 2026 11:50 WIB
Soccer Football - Premier League - Manchester United v Crystal Palace - Old Trafford, Manchester, Britain - March 1, 2026 Manchester United manager Michael Carrick celebrates after the match REUTERS/Phil Noble EDITORIAL USE ONLY. NO USE WITH UNAUTHORIZED AUDIO, VIDEO, DATA, FIXTURE LISTS, CLUB/LEAGUE LOGOS OR LIVE SERVICES. ONLINE IN-MATCH USE LIMITED TO 120 IMAGES, NO VIDEO EMULATION. NO USE IN BETTING, GAMES OR SINGLE CLUB/LEAGUE/PLAYER PUBLICATIONS. PLEASE CONTACT YOUR ACCOUNT REPRESENTATIVE FOR FURTHER DETAILS..
Michael Carrick. Foto: REUTERS/Phil Noble
Balikpapan -

Cristian Chivu dan Michael Carrick membawa Inter Milan dan Manchester United (MU) kembali berjaya. Uniknya, kedua pelatih ini dulunya adalah mantan pemain di klub tersebut.

Kemenangan 2-0 Inter atas Parma di Giuseppe Meazza, Senin (4/5/2026) dini hari WIB memastikan Si Ular meraih scudetto atau gelar juara Liga Italia Serie A untuk ke-21 kalinya. Sisa tiga laga tidak mungkin membuat Inter disusul lawannya.

Ini menjadi trofi pertama Chivu sebagai pelatih Nerazzurri. Gelar ini menjadi sangat penting setelah musim lalu Inter terpuruk karena gagal mendapatkan trofi bersama Simone Inzaghi, meski sebetulnya memiliki 4 peluang juara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat menjadi pemain, Chivu turut mempersembahkan juara Serie A tiga kali. Chivu juga bagian dari skuad Inter yang meraih treble pada musim 2009/2010.

Chivu mengaku juara bersama Inter Milan sebagai pemain dan pelatih rasanya sama. Ia merasakan begitu bahagia menorehkan prestasi bersama Nerazzurri.

"Saya sudah melakukan beberapa hal sebagai pemain... Tapi saya senang untuk para pemain ini, untuk klub ini, untuk para suporter luar biasa yang mendukung kami sejak awal," ujar Chivu dikutip dari Football Italia.

"Ini adalah gelar ke-21 dan halaman lain dalam sejarah gemilang klub ini. Saya lebih muda saat itu, sekarang rambut saya sudah beruban, tetapi saya sama bahagianya seperti ketika saya masih menjadi pemain. Para pemain pantas mendapatkan pujian hari ini, mereka luar biasa," jelasnya.

Carrick Bawa MU ke UCL

Berbeda dengan Chivu, Carrick mungkin memang tidak membawa MU juara Premier League. Namun dia memastikan tiket ke Liga Champions (UCL) musim depan usai menang atas Liverpool 3-2 di Old Trafford, Minggu (3/5/2026) malam WIB.

Berkat kemenangan itu, MU dipastikan finis di lima besar atau zona Liga Champions. Bruno Fernandes dkk. kini menempati peringkat ketiga klasemen Liga Inggris dengan 64 poin dari 35 pertandingan.

Carrick menggantikan Ruben Amorim sebagai pelatih MU di tengah musim 2025/2026. Sempat diragukan, Carrick yang dulunya gelandang MU membawa Setan Merah kembali ke jalur kejayaan.

Prestasi ini bisa dibilang luar biasa, karena dua musim ini MU gagal tampil ke UCL. Bahkan MU hanya finis di peringkat ke-15 pada 2024/2025 dan peringkat ke-8 pada 2023/2024.

Carrick pun merasa bangga MU bisa bangkit dan lolos ke Liga Champions. Meski demikian, ia berharap MU tidak cepat puas dengan sekadar lolos ke Liga Champions.

"Ini adalah sesuatu yang bisa kita pelajari, tentu saja. Di satu titik Liga Champions sempat terasa jauh jadi ada banyak kerja bagus yang menempatkan kami di posisi ini dengan pertandingan tersisa."

"Ini bukan sesuatu yang terlalu kami pikirkan sebagai grup, ini bukan sesuatu yang akan kami rayakan. Ini adalah langkah tapi kami ingin lebih, kami ingin finis lebih tinggi di liga," lanjutnya.

Baca artikel selengkapnya di sini dan di sini.




(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads