Aroma terong yang dibakar hingga matang berpadu dengan racikan cabai rawit dan terasi, menghadirkan sensasi kuliner yang menggugah selera. Pencinta masakan khas Kalimantan Tengah tentu tidak asing dengan kuliner terong mapui ini.
Terong mapui dapat ditemukan di berbagai tempat makan, salah satunya di Warung Makan Acil Iday. Warung di Jalan Pangeran Antasari, Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) ini, terong mapui menjadi menu yang banyak diminati.
Kuliner tradisional ini menawarkan perpaduan rasa pedas, asin, dan sedikit manis yang menyatu dengan tekstur terong yang lembut. Disantap bersama nasi putih hangat, ikan bakar, atau ayam bakar, terong mapui mampu membuat hidangan sederhana terasa lebih istimewa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bagi pencinta kuliner lokal, terong mapui bukan sekadar pelengkap makanan. Masakan berbahan dasar terong ini menjadi salah satu cara menikmati kekayaan cita rasa tradisional yang berkembang di tengah masyarakat Kalimantan Tengah.
Di Warung Makan Acil Iday, hidangan tersebut diolah melalui proses pembakaran untuk menghasilkan tekstur terong yang matang dan lembut sebelum dipadukan dengan bumbu pilihan.
Proses pengolahan terong mapui dimulai dengan membakar terong hingga dagingnya matang dan bertekstur lembut. Setelah itu, terong dipadukan dengan racikan bumbu yang terdiri dari garam, cabai rawit, terasi, dan serai.
Perpaduan bumbu tersebut menghasilkan cita rasa yang khas. Pedas cabai memberikan sensasi menggigit, sementara terasi memperkuat aroma dan rasa gurih. Bumbu yang meresap pada daging terong membuat setiap suapan terasa nikmat.
Acil Iday mengatakan, kesederhanaan bahan dan cara pengolahan menjadi bagian dari daya tarik masakan tradisional tersebut.
"Terong mapui ini merupakan salah satu masakan khas Kalimantan Tengah yang memiliki cita rasa tersendiri. Cara membuatnya cukup sederhana, terong dibakar sampai matang dan lembut, kemudian dipadukan dengan bumbu seperti cabai rawit, terasi, garam, dan serai agar rasanya semakin nikmat," ujar Acil Iday, Jumat (9/10/2026).
Menurutnya, terong mapui cocok disajikan bersama nasi putih hangat, ikan bakar, maupun ayam bakar. Perpaduan rasa bumbu dan tekstur terong yang lembut menjadikannya pilihan bagi masyarakat yang menyukai masakan tradisional.
"Kami ingin masyarakat bisa menikmati masakan khas daerah dengan harga yang terjangkau. Kisaran harga makanan di warung kami sekitar Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribu, sehingga bisa menjadi pilihan untuk makan sehari-hari. Jika tambah ikan bisa berbeda harganya," tuturnya.
Cita rasa terong mapui di Warung Makan Acil Iday turut mendapat perhatian pembeli. Siti Fatimah menilai hidangan khas Kalimantan Tengah tersebut memiliki rasa yang istimewa, ditambah harga yang masih bersahabat dengan kantong.
"Terong Mapui sangatlah cocok. Terong Mapui masakan khas Kalimantan Tengah ala Acil Iday rasanya luar biasa dan harga pas di kantong," kata Siti Fatimah, seorang pelanggan setia.
Perpaduan rasa pedas, asin, dan manis menjadi daya tarik tersendiri bagi penikmat kuliner. Apalagi, terong mapui bisa disantap sebagai pendamping berbagai lauk, sehingga cocok untuk menu makan siang maupun makan malam.
Lokasi dan Jam Buka
Warung Makan Acil Iday termasuk warung sederhana yang berada di kawasan Jalan Pangeran Antasari. Dari kota Pangkalan Bun menuju Pasar Indrasari, detikers akan melewati Kodim 1014/Pangkalan Bun di kanan jalan.
Maju sekitar 20-an meter, detikers akan menemukan gang pertama di kiri jalan. Warungnya masuk sekitar 20 meter dari gang tersebut. Warungnya sangat sederhana terbuat dari kayu berukuran 4x4 meter tidak jauh dari sungai Arut Pangkalan Bun.
Warung ini buka setiap hari mulai pukul 09.00 hingga 21.00 WIB, sehingga masyarakat memiliki waktu yang cukup leluasa untuk datang menikmati hidangan.
Keberadaan warung yang menyajikan makanan khas daerah turut memberi ruang bagi kuliner tradisional untuk terus dikenal masyarakat. Hidangan seperti terong mapui menunjukkan bahwa bahan sederhana dapat diolah menjadi makanan dengan karakter rasa yang kuat dan menggugah selera.
Lebih dari sekadar menu pendamping, terong mapui menjadi bagian dari kekayaan kuliner Kalimantan Tengah yang layak diperkenalkan kepada masyarakat luas.
Bagi pencinta masakan berbumbu dengan sensasi pedas dan aroma khas terasi, terong mapui ala Acil Iday bisa menjadi salah satu pilihan kuliner saat berkunjung ke Pangkalan Bun.
