Cara Awet Simpan Daging Kurban

Cara Awet Simpan Daging Kurban

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Selasa, 26 Mei 2026 09:00 WIB
Ilustrasi mencuci daging kambing sebelum disimpan di kulkas.
Ilustrasi mencuci daging kurban. Foto: ChatGPT
Samarinda -

Ketika Iduladha tiba, seluruh masjid menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban. Sapi dan kambing biasanya menjadi hewan kurban yang paling banyak disembelih di Indonesia.

Setelah penyembelihan, daging kurban dibagikan kepada masyarakat fakir dan miskin yang membutuhkan. Ketika telah terpenuhi, biasanya daging kurban juga dibagikan kepada masyarakat sekitar dan pengurus masjid.

Karena jumlahnya yang tidak sedikit, banyak yang menyimpan daging kurban untuk diolah kemudian hari. Maka dari itu, detikers harus mengetahui cara menyimpan daging kurban dengan benar supaya kualitas, rasa, dan kandungan gizinya tetap terjaga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penyimpanan yang kurang tepat bisa membuat daging cepat rusak, berubah bau, dan yang paling parah bisa menjadi sarang bakteri.

Untuk itu, detikKalimantan telah merangkum sejumlah tips terkait penanganan, penyimpangan, hingga pengolahan daging kurban dari dosen Divisi Teknologi Hasil Ternak, Departemen Ilmu Produksi dan Teknologi Peternakan, Fakultas Peternakan IPB University, Dr. Tuti Suryati.

Pisahkan Daging dengan Jeroan

Menurut Dr. Tuti Suryati, seperti yang dikutip dari laman ipb.ac.id, hal pertama yang perlu dilakukan adalah memisahkan daging dan jeroan. Keduanya memiliki karakteristik berbeda sehingga sebaiknya tidak disimpan dalam satu wadah yang sama.

Jika terdapat kotoran seperti tanah, rumput, pasir, atau kerikil, daging harus dicuci menggunakan air bersih. Setelah itu, daging harus ditiriskan hingga tidak ada air yang menetes di permukaannya. Daging yang terlalu basah bisa mempercepat proses pembusukan saat disimpan.

Dr. Tuti juga menyarankan agar daging dikemas dalam ukuran kecil sesuai porsi ketika akan dimasak, misalnya 250 gram atau 500 gram per kemasan. Cara ini memudahkan saat akan digunakan tanpa perlu membuka atau membongkar seluruh stok daging.

Selain itu, pakailah plastik transparan yang bersih dan tidak berbau untuk menjaga kualitas daging selama penyimpanan.

Untuk jeroan juga disarankan dimasak terlebih dahulu sebelum disimpan di freezer karena lebih cepat rusak dibandingkan daging biasa.

Tips Menyimpan Daging Kurban di Freezer

Kalau ingin menyimpan dalam jangka waktu yang lama, daging sebaiknya disimpan di freezer dalam kondisi beku. Menurut Dr. Tuti, kualitas daging akan lebih bagus jika disimpan dalam kondisi beku dalam waktu lama.

Ia juga menyarankan agar daging dibekukan sesuai porsi sekali masak. Dengan begitu, detikers tidak perlu berkali-kali mengeluarkan dan membekukan ulang daging karena hal itu tentu bisa merusak tekstur dan kualitasnya.

Sebelum diolah, daging beku harus dicairkan terlebih dahulu. Salah satu metode paling aman adalah memindahkannya ke kulkas bagian bawah beberapa jam sebelum dimasak.

Selain itu, daging juga bisa dicairkan dengan cara merendam plastik berisi daging ke dalam air dingin tanpa membuka plastiknya. Cara lain yang lebih mudah adalah menggunakan microwave selama lima menit di suhu 200 derajat celcius.

Dr. Tuti mengingatkan agar masyarakat tidak mencairkan daging di suhu ruang terlalu lama tanpa kemasan karena dapat memicu pertumbuhan bakteri. Ia juga tidak menyarankan untuk membekukan kembali daging yang sudah dicairkan.

Jangan Lakukan Kesalahan Ini

Masih banyak yang tidak sadar telah melakukan kesalahan saat menyimpan daging kurban, padahal kesalahan itu bisa membuat daging jadi cepat rusak.

Beberapa hal yang sebaiknya dihindari antara lain:

  • Menyimpan daging dalam kondisi masih panas
  • Membiarkan daging terlalu lama di suhu ruang
  • Membekukan ulang daging yang sudah dicairkan
  • Menyimpan daging dalam kemasan terbuka
  • Menumpuk daging terlalu banyak dalam satu wadah

Jika kita menyimpan daging kurban dengan tepat, daging bisa bertahan lebih lama, tetap segar, dan aman dikonsumsi kapan saja. Selain itu, pengolahan yang benar juga membantu menjaga cita rasa dan kualitas gizi daging kurban selama Iduladha.

Jadi, jangan sampai salah langkah, ya, detikers. Semoga bermanfaat!

Halaman 3 dari 2


Simak Video "Video Pantau Hilal Awal Zulhijah 1447 H dari Rooftop Kemenag DKI"
[Gambas:Video 20detik]
(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads