Hampir setiap daerah punya olahan nasi khas dengan cita rasa dan bahan yang berbeda-beda. Jika di Jawa Barat ada nasi tutug oncom, di Kalimantan Utara ada nasi subut yang jadi salah satu kuliner tradisional khas masyarakat Tidung.
Tampilan nasi subut ini unik karena berwarna keunguan. Warna tersebut berasal dari campuran ubi jalar ungu yang dimasak bersama nasi dan jagung. Selain terlihat cantik, nasi subut juga memiliki rasa gurih, sedikit manis, legit, dan teksturnya pulen.
Masyarakat Tana Tidung dan wilayah Kalimantan Utara sudah lama menjadikan nasi subut sebagai makanan sehari-hari. Banyak yang meyakini nasi ini sudah ada sejak zaman nenek moyang sebagai cara untuk mengurangi konsumsi nasi putih berlebihan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena menggunakan lebih banyak jagung dan ubi, mereka percaya kalau nasi subut lebih sehat dan aman dikonsumsi oleh penderita diabetes dibanding nasi putih biasa.
Selain itu, nasi subut juga kaya akan gizi. Jagung mengandung serat, vitamin, dan karbohidrat kompleks, sementara ubi ungu kaya akan antioksidan, betakaroten, serta vitamin yang baik untuk tubuh.
Yang unik di sini adalah campuran jagung dan ubi yang tidak dihaluskan, melainkan dibiarkan utuh supaya teksturnya tetap terasa. Di beberapa daerah, nasi subut biasanya disajikan bersama sate ikan pari, ikan bakar, sambal, atau lauk khas lainnya.
Ingin tau cara buatnya? Yuk, simak resep nasi subut berikut ini.
Resep Nasi Subut khas Tana Tidung
Bahan-Bahan Nasi Subut
500 gram beras
200 gram ubi ungu
200 gram jagung manis pipil
Air secukupnya
Garam secukupnya
Penyedap rasa secukupnya (opsional)
Daun pisang untuk alas
Cara Membuat Nasi Subut
1. Siapkan Beras
Cuci beras hingga bersih. Setelah itu, masukkan beras ke dalam panci atau rice cooker dengan air secukupnya. Masak beras hingga setengah matang.
2. Siapkan Jagung dan Ubi Ungu
Kupas ubi ungu, lalu potong kecil berbentuk dadu agar lebih mudah matang dan tercampur dengan nasi. Jagung manis dipipil dan dicuci bersih. Kalau ingin rasa lebih gurih, jagung bisa direbus sebentar terlebih dahulu.
3. Campurkan Semua Bahan
Masukkan potongan ubi ungu dan jagung pipil ke dalam nasi yang sudah setengah matang. Kemudian tambahkan sedikit garam atau penyedap rasa sesuai selera. Aduk perlahan hingga semua bahan tercampur rata.
4. Kukus Hingga Matang
Setelah semua bahan tercampur, kukus nasi selama beberapa menit hingga benar-benar matang.
Proses pengukusan akan membuat warna ungu dari ubi meresap ke nasi sehingga tampilannya menjadi lebih cantik dan menarik. Selain itu, tekstur nasi juga akan menjadi lebih pulen dan ada rasa manis dari ubi dan jagung.
5. Sajikan Nasi Subut
Siapkan piring saji yang dialasi daun pisang agar aroma nasi semakin harum. Letakkan nasi subut di atas daun pisang, lalu sajikan bersama lauk seperti sate ikan pari, ikan bakar, ayam goreng, sambal, atau sayur bening.
Lauk Pendamping Nasi Subut
Nasi subut biasanya tidak dimakan sendirian. Masyarakat di Kalimantan Utara menyantap nasi subut bersama berbagai lauk andalan mereka. Lauk yang paling terkenal sebagai pasangan nasi subut adalah sate ikan pari. Daging ikan pari biasanya direndam dengan air jeruk nipis, dibumbui, lalu dibakar hingga harum.
Selain sate ikan pari, nasi subut juga cocok disantap bersama hidangan berikut:
- Ikan bakar
- Ayam goreng kampung
- Sambal terasi
- Sayur bening
- Tumis daun singkong
- Telur dadar
- Ikan asin
Jika berkunjung ke Kalimantan Utara, detikers akan dengan mudah menemukan nasi subut di warung makan atau restoran. Tetapi untuk menjawab rasa penasaran, cobalah membuat nasi subut sendiri di rumah, lengkap dengan lauknya.
Itulah resep nasi subut khas Tanah Tidung yang mudah dibuat di rumah. Selain sederhana, makanan ini juga kaya gizi dan cocok dijadikan alternatif menu sehari-hari pengganti nasi putih. Selamat mencoba!
(sun/aau)
