Orang Utan Paldo Masih Sehat di Tengah Karhutla Tanjung Puting, tapi...

Orang Utan Paldo Masih Sehat di Tengah Karhutla Tanjung Puting, tapi...

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Senin, 26 Okt 2026 09:08 WIB
Paldo masih terlihat sehat di sekitar Camp Tanjung Harapan, Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Minggu (25/10/2026)
Paldo di Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP)/Foto: Istimewa (dok YOHK)
Kotawaringin Barat -

Di tengah kepulan asap dan perjuangan petugas memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Paldo masih terlihat sehat di sekitar Camp Tanjung Harapan, Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP), Minggu (25/10/2026). Orang utan jantan dewasa itu menjadi pengingat bahwa di balik upaya pemadaman api, ada kehidupan satwa liar yang turut bergantung pada keselamatan hutan.

Paldo bukan sosok asing bagi petugas di kawasan tersebut. Ia kerap terlihat berkeliaran di sekitar camp, menjalani aktivitasnya di tengah lingkungan yang kini menghadapi ancaman kebakaran. Anggota Yayasan Orangutan Hutan Kerja (YOHK) TNTP, Andi Akell, memastikan kondisi Paldo masih sehat saat terpantau di sekitar camp.

"Alhamdulillah kondisinya sehat," katanya, Senin (26/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Andi, Paldo termasuk orang utan yang kerap datang untuk mendapatkan tambahan makanan. Hal itu lantaran ia bukan individu yang dominan ketika berada di lokasi pemberian pakan atau feeding.

"Karena dia bukan yang dominan di tempat feeding, jadinya dia sering datang untuk dapat asupan tambahan," ujarnya.

Untuk membantu memenuhi kebutuhan pakannya, ranger atau petugas penjaga kawasan TNTP memberikan tambahan makanan kepada Paldo. Perhatian tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap satwa yang beraktivitas di sekitar lingkungan camp.

"Namun, kondisi Paldo yang terlihat sehat bukan berarti ancaman karhutla terhadap dirinya dan satwa lain telah berakhir. Kebakaran hutan dapat mengganggu ketersediaan pakan, merusak tempat berlindung, hingga mengubah ruang gerak satwa liar yang menggantungkan hidupnya pada ekosistem hutan," ujarnya.

Di saat perhatian petugas tertuju pada penanganan kebakaran, informasi mengenai kondisi Paldo disampaikan Andi sembari membantu mobilitas relawan menuju lokasi kebakaran. Ia menggunakan sepeda motor untuk mengantar relawan yang hendak mendukung upaya penanganan karhutla di kawasan taman nasional tersebut.

"Aktivitas itu menggambarkan bagaimana penanganan kebakaran membutuhkan dukungan banyak pihak, mulai dari petugas di lapangan hingga relawan yang membantu menjangkau lokasi terdampak," katanya.

Di sisi lain, keberadaan Paldo mengingatkan bahwa dampak karhutla tidak hanya diukur dari luas lahan yang terbakar atau lamanya api berhasil dipadamkan. Ada pula kehidupan satwa liar yang menghadapi risiko ketika habitatnya terancam.

Taman Nasional Tanjung Puting merupakan salah satu kawasan konservasi penting bagi orang utan Kalimantan. Hutan di dalamnya menyediakan sumber pakan, tempat berlindung, serta ruang bagi satwa untuk menjalankan perilaku alaminya.

"Ketika vegetasi terbakar, keseimbangan ekosistem dapat terganggu. Satwa berpotensi kehilangan sumber makanan dan tempat berlindung, bahkan harus berpindah untuk mencari kawasan yang lebih aman," ujarnya.

Karena itu, upaya penanganan karhutla perlu berjalan seiring dengan perhatian terhadap keselamatan satwa dan pemulihan habitatnya. Pemadaman api menjadi langkah mendesak, tetapi menjaga hutan agar tetap mampu menopang kehidupan satwa juga merupakan bagian penting dari perlindungan kawasan konservasi.

Paldo mungkin masih terlihat sehat di sekitar Camp Tanjung Harapan. Namun, nasibnya dan satwa liar lainnya tetap berkaitan erat dengan kondisi hutan yang menjadi rumah mereka.

"Di tengah perjuangan melawan api, menjaga hutan berarti menjaga kehidupan yang ada di dalamnya. Sebab, bagi orang utan seperti Paldo, hutan bukan sekadar bentang alam, melainkan tempat untuk bertahan hidup," pungkasnya.



(sun/aau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads