Bekantan Nyasar ke Rumah Warga Samarinda, 4 Bocah Langsung Lapor BKSDA

Kalimantan Timur

Bekantan Nyasar ke Rumah Warga Samarinda, 4 Bocah Langsung Lapor BKSDA

Antara - detikKalimantan
Sabtu, 24 Okt 2026 22:36 WIB
Empat bocah di Samarinda melakukan penyelamatan terhadap hewan endemik bekantan dengan menyerahkan ke pihak BKSDA Kaltim. (ANTARA/HO-BKSDA Kaltim)
Foto: Empat bocah di Samarinda melakukan penyelamatan terhadap hewan endemik bekantan dengan menyerahkan ke pihak BKSDA Kaltim. (ANTARA/HO-BKSDA Kaltim)
Samarinda -

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Timur mengevakuasi seekor bekantan yang tersesat di permukiman warga di Samarinda. Keberadaan bekantan itu awalnya diketahui oleh empat anak yang tinggal di lingkungan setempat.

Dilansir detikNews, Kepala BKSDA Kaltim M Ari Wibawanto menceritakan pihaknya menerima laporan tentang penemuan seekor bekantan di area permukiman warga di Samarinda Utara. Adapun yang menemukannya yakni anak bernama Aldo bersama teman-temannya di belakang sebuah rumah.

Setelah mengamankan bekantan tersebut, keempat anak itu segera menghubungi call center BKSDA Kaltim. Ari mengapresiasi langkah tepat anak-anak tersebut sehingga hewan dilindungi tersebut bisa segera dievakuasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Langkah cepat anak-anak tersebut sangat tepat sehingga satwa langka terancam punah ini dapat segera dievakuasi petugas," jelas Ari dilansir Antara, Sabtu (24/10/2026).

BKSDA Kaltim mengimbau seluruh masyarakat agar dapat meniru kepedulian anak-anak tersebut. Waarga diminta untuk tidak memelihara maupun memburu satwa liar yang dilindungi.

"Kehadiran anak-anak hebat ini mengajarkan kita semua bahwa upaya menjaga kelestarian bisa dimulai sejak dini. Semoga aksi inspiratif ini dapat menggugah kesadaran masyarakat luas untuk ikut serta menjaga kelestarian satwa liar," ucap Ari.

Sementara itu, bekantan jantan remaja yang ditemukan telah dievakuasi petugas. Bekantan kemudian menjalani pemeriksaan kondisi kesehatan serta pemantauan perilaku sebelum dilepasliarkan kembali.

Meniru tindakan anak-anak tersebut, warga yang menemukan atau melihat keberadaan satwa liar dilindungi diimbau untuk segera menghubungi saluran siaga Call Center BKSDA Kaltim.

"Sinergi serta kepedulian aktif seluruh elemen warga merupakan kunci utama keberhasilan menjaga keberlanjutan ekosistem alam," pungkas Ari.

Baca selengkapnya di sini.



(des/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads