Beruang Serang Warga Saat Panen Sawit di Kobar, BKSDA Pasang Perangkap

Kalimantan Tengah

Beruang Serang Warga Saat Panen Sawit di Kobar, BKSDA Pasang Perangkap

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Selasa, 29 Sep 2026 09:00 WIB
BKSDA Kalteng pasang perangkap usai mendapat laporan beruang menyerang warga di Kobar.
BKSDA Kalteng pasang perangkap usai mendapat laporan beruang menyerang warga di Kobar. Foto: Dok. BKSDA Kalteng
Kotawaringin Barat -

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Tengah memasang perangkap untuk menangani keberadaan beruang yang dilaporkan menyerang warga di Desa Purbasari, Kecamatan Pangkalan Lada, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar). Pemasangan perangkap dilakukan setelah petugas menerima laporan adanya konflik antara beruang dengan warga di kawasan perkebunan sawit.

Tim BKSDA kemudian bergerak ke lokasi untuk melakukan penanganan dan pemantauan terhadap keberadaan satwa tersebut. Kepala Seksi Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Wilayah II Pangkalan Bun, Balai KSDA Kalimantan Tengah, Handi Nasoka mengatakan, pihaknya langsung menuju Desa Purbasari setelah menerima laporan mengenai warga yang diserang beruang.

"Setelah mendapat laporan terkait adanya warga yang diserang beruang, langsung menuju ke Desa Purbasari untuk mengunjungi korban dan memberikan tali asih kepada yang bersangkutan," kata Handi, Selasa (29/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selain menemui korban, petugas BKSDA melakukan pengecekan di sekitar lokasi kejadian. Tim memasang perangkap beruang sebagai salah satu langkah penanganan terhadap satwa liar tersebut.

"Tim kami juga melakukan pemasangan perangkap beruang di lokasi," ujarnya.

BKSDA juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat sekitar. Warga diberikan pemahaman mengenai langkah yang perlu dilakukan apabila menemukan beruang atau melihat tanda-tanda keberadaan satwa tersebut di sekitar perkebunan.

Handi mengatakan, berdasarkan informasi yang diterima petugas, satwa yang dilaporkan menyerang warga merupakan beruang madu dewasa. Namun, pihaknya belum mengetahui secara pasti usia satwa tersebut.

"Beruang madu dewasa. Umurnya kita tidak tahu karena hanya mendengar dari cerita warga," jelasnya.

BKSDA kini melakukan pemantauan di sekitar lokasi sembari menangani keberadaan beruang tersebut. Masyarakat yang beraktivitas di sekitar perkebunan juga diminta meningkatkan kewaspadaan dan tidak melakukan penanganan sendiri apabila kembali menemukan satwa liar.

Peristiwa penyerangan itu terjadi pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Seorang warga bernama Yana (25) sedang memanen sawit di kebun yang berada di Jalan R.A. Kartini RT 003/RW 001, Desa Purbasari.

Saat sedang memanen sawit, Yana tiba-tiba diserang beruang dari arah belakang. Korban mengalami luka gigitan pada paha kiri dan pergelangan tangan kanan dan kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis.



(des/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads