Apa Itu Adopsi Orang Utan? Simak Cara dan Aneka Programnya

Apa Itu Adopsi Orang Utan? Simak Cara dan Aneka Programnya

Bayu Ardi Isnanto - detikKalimantan
Senin, 07 Sep 2026 10:30 WIB
Orang utan bernama Selfie yang diadopsi Gading Marten melalui BOS Foundation. (dok BOSF)
Foto: Orang utan bernama Selfie yang diadopsi Gading Marten melalui BOS Foundation. (dok BOSF)
Balikpapan -

Salah satu cara mendukung pelestarian satwa orang utan adalah dengan mengadopsi mereka. Namun jangan dibayangkan jika detikers bisa membawanya pulang dan merawatnya sendiri.

Lantas seperti apa program adopsi orang utan? Simak penjelasan di bawah ini, lengkap dengan cara mengadopsi orang utan, hingga apa saja yang akan diperoleh 'orang tua asuh'.

Mengenal Adopsi Orang Utan

Adopsi orang utan adalah sebuah program donasi simbolis untuk pelestarian satwa endemik Indonesia ini. Masyarakat umum dapat memberikan dukungan finansial untuk perawatan, rehabilitasi, dan pelestarian habitat orang utan tanpa harus memelihara satwa tersebut secara fisik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Melalui program ini, dana yang disalurkan oleh donatur digunakan oleh lembaga konservasi untuk memastikan kelangsungan hidup orang utan, baik yang sedang menjalani masa pembelajaran di sekolah hutan maupun yang sedang dipantau di alam liar.

Sebagai bentuk apresiasi dan keterikatan emosional, pengadopsi biasanya akan menerima paket informasi berupa sertifikat, cerita latar belakang, foto, dan pembaruan berkala mengenai orang utan yang mereka dukung.

Cara Adopsi Orang Utan

Secara teknis, bentuk pelaksanaan, peruntukan dana, dan fasilitas dari program adopsi ini bisa sangat bervariasi, tergantung pada masing-masing lembaga konservasi. Beberapa lembaga yang memiliki program adopsi adalah Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation dan Orangutan Conservancy (OC).

Borneo Orangutan Survival (BOS) Foundation

Program adopsi di BOS Foundation berfokus pada rehabilitasi orang utan yatim piatu yang saat ini masih dirawat di pusat rehabilitasi (Sekolah Hutan). Dana dari pengadopsi secara langsung menyokong perawatan penuh waktu oleh tim medis dan 'ibu asuh' manusia yang mengajarkan keterampilan dasar bertahan hidup di alam liar.

Cara mengadopsi orang utan dari BOSF adalah dengan masuk ke situs orangutan.or.id, kemudian pilih Adopsi. Detikers akan diarahkan untuk memilih paket dan satwa yang akan diadopsi.

  • Pemilihan Individu: Pengadopsi dapat memilih secara spesifik individu orang utan yang telah diberi nama dari daftar yang disediakan secara daring. Detikers dapat membaca biografi masing-masing individu orang utan. Salah satunya adalah Selfie yang diadopsi oleh artis Gading Marten beberapa waktu lalu.
  • Menerima Paket: Dalam beberapa hari setelahnya, pengadopsi akan menerima paket surel berisi sertifikat personal, cerita latar belakang lengkap, dan foto potret eksklusif.
  • Sistem Pembaruan Berkala: BOSF memberikan laporan perkembangan yang sangat terstruktur. Untuk adopsi 1 tahun, laporan dikirim empat kali setahun (Maret, Juni, September, Desember) dan mencakup satu video eksklusif. Untuk adopsi 6 bulan, pembaruan dikirim dua kali.
  • Integrasi Reboisasi: Melalui program 1 Adopted = 1 Tree Planted, BOSF juga melestarikan habitatnya. Setiap pembelian paket adopsi, BOSF akan menanam satu pohon asli di Pusat Rehabilitasi Samboja Lestari. Pengadopsi mendapatkan peta lokasi penanaman pohon yang dipersonalisasi dan foto elektronik (e-foto) pohon mereka.

Orangutan Conservancy (OC)

Orangutan Conservancy juga menawarkan program adopsi secara simbolis. Program adopsi OC tidak berjalan sendiri, melainkan bermitra dengan proyek-proyek lapangan lokal, dengan dua fokus teknis yang berbeda:

  • Program Adopsi Liar (Orangutan Kutai Project): Alih-alih orang utan rehabilitasi, program ini mendukung orang utan liar yang benar-benar hidup bebas di Taman Nasional Kutai (contohnya orang utan bernama Pur). Dana digunakan untuk memfasilitasi peneliti di lapangan dalam memantau area hutan dan meningkatkan perlindungan di wilayah rentan tersebut.
  • Program Penyelamatan & Pelepasan (Sintang Orangutan Center / SOC): Berfokus pada orang utan yang telah melewati seluruh proses panjang: diselamatkan, dikarantina, direhabilitasi di Sekolah Hutan Tembak, dan kini telah dilepasliarkan ke Taman Nasional Betung Kerihun (contohnya orang utan bernama Gagas).
  • Paket Adopsi: Secara administratif, paket dikirim secara digital melalui surel dan mencakup sertifikat adopsi, foto orang utan, kisah orang utan, serta surat adopsi. Fokus OC lebih ditekankan pada penggalangan dana untuk operasional riset dan observasi pasca-pelepasan di alam liar.

Nah, itulah tadi informasi mengenai adopsi orang utan, serta cara dan manfaat menjadi orang tua asuh orang utan.

Halaman 2 dari 2
(bai/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads