Ikan Uwak Khas Kalimantan yang Ngeri Dilihat tapi Sedap Disantap

Ikan Uwak Khas Kalimantan yang Ngeri Dilihat tapi Sedap Disantap

Anindyadevi Aurellia - detikKalimantan
Kamis, 22 Jan 2026 06:59 WIB
Ikan uwak. (Instagram @norlela100)
Foto: Ikan uwak. (Instagram @norlela100)
Tana Tidung -

Saat air sungai di Kalimantan surut, tepi sungai berlumpur jadi tempat tinggal favorit hewan vertebrata khas Kalimantan bernama ikan uwak. Ikan air tawar ini bentuknya mirip seperti belut atau sidat.

Ikan ini cukup unik, sebab pada bagian wajahnya terlihat mengerikan dengan giginya yang runcing. Namun bagi warga Kalimantan Utara, hewan ini malah biasa diolah jadi santapan nikmat.

Mengenal Ikan Uwak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

[Gambas:Instagram]

Dihimpun Tim detikKalimantan dari akun kreator konten asal Kalimantan seperti @norlela100, @emak_pangeran, dan acara Si Bolang TRANS7, ikan uwak hidup di dalam lumpur yang sungainya kerap pasang surut. Mereka ditemukan di daerah intertidal (pasang-surut), muara sungai, dan kanal-kanal di sekitar hutan mangrove.

Ikan uwak termasuk kelompok ikan yang berbentuk mirip belut, tergolong ke dalam Famili Gobiidae, yang merupakan famili ikan dengan spesies terbanyak di dunia. Ikan uwak menjadi salah satu daya tarik dari Desa Seputuk, Tana Tidung, Kalimantan Utara.

Warga setempat memang biasa berburu dan mengolah ikan uwak jadi hidangan spesial. Ikan uwak biasa hidup di tanah berlumpur sungai yang mengairi hutan bakau (mangrove). Selain ikan uwak, ada pula hewan tembiluk yang biasa hidup di dalam batang pohon.

Kalau ingin mencari ikan uwak, harus menunggu air sungai yang pasang agar surut dulu. Biasanya, pemburu ikan uwak akan menanti waktu surut air sungai sambil memancing ikan seluang.

Setelah air surut, ikan uwak biasanya ada di lumpur tepi sungai. Pemburu ikan uwak harus menginjak-injak lumpur sampai ikan uwaknya keluar. Tak jarang gerak-gerik ikan uwak membuat kaki geli jika tak sengaja bersentuhan.

Tubuh ikan uwak licin dan tanpa sisik, persis seperti belut. Fisiknya mirip belut, dengan warna tubuh merah kecoklatan. Kepalanya relatif besar dengan mata yang sangat kecil, bahkan seringkali tertutup kulit, menandakan bahwa ikan ini tidak terlalu bergantung pada penglihatan.

Ikan ini punya bagian kepala unik dan gigi yang kecil, tapi terlihat lancip sehingga seolah tajam. Setelah dimasak, giginya tak akan terasa tajam lagi, kok!

Bagi yang tak biasa, kerap menjulukinya 'ikan monster' karena penampilannya. Ikan uwak dikenal aman untuk dikonsumsi dan memiliki cita rasa yang gurih lezat.

Resep Ikan Uwak Bumbu Kecap

Kreator konten asal Kaltara, Norlela, kerap membagikan kesehariannya saat berburu dan memasak ikan uwak. Menurutnya, rasa ikan uwak sangat lezat dan beda dari daging ikan biasa.

Ikan uwak biasanya dimasak bumbu kecap, atau bumbu kari. Teman makan lauknya, ada nasi hangat dan sayur pakis.

Orang Kalimantan sebelum berburu ikan uwak, biasanya memetik bumbu dapur dari kebun dulu, mencari sayur pakis, dan lempesu atau buah asam khas Dayak.

Setelah itu berburu ikan uwak, barulah kemudian mengolah masakan secara bersamaan. Bagaimana cara memasak ikan uwak? Berikut resep ikan uwak bumbu kecap ala Norlela:

Bahan

  • Ikan uwak secukupnya
  • Cabai rawit (opsional)
  • Bawang merah (potong-potong)
  • Bawang putih (potong-potong)
  • Serai (potong-potong)
  • Lempesu
  • Air secukupnya
  • Bumbu penyedap
  • Kecap

Cara Masak

  1. Panaskan wajan yang sudah diisi sedikit minyak dan seluruh bahan kecuali ikan uwak, air, bumbu penyedap dan kecap.
  2. Potong ikan uwak kecil-kecil kurang lebih setengah ruas jari. Setelah dipotong, tidak perlu cuci ikan uwak sebab resep orang Dayak memasak beserta darahnya.
  3. Masukkan ikan uwak ke dalam wajan. Beri air, taburi penyedap, tuang kecap sesuai selera.
  4. Jika sudah mendidih berarti sudah matang. Jangan masak terlalu lama agar dagingnya tidak hancur.
  5. Ikan uwak bumbu kecap siap disajikan.

Nah, itulah tadi penjelasan tentang hewan unik dari perairan Kalimantan ini. Apakah kamu mau coba memasak ikan uwak sendiri di rumah?

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Menikmati Hangatnya Kebersamaan di Desa Seputuk, Kalimantan Utara"
[Gambas:Video 20detik]
(aau/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 



Hide Ads