Pembebasan Lahan Jalan Tol IKN Seksi 3A2 Sisa 3 Persen

Kalimantan Timur

Pembebasan Lahan Jalan Tol IKN Seksi 3A2 Sisa 3 Persen

Ary Nindita Intan RS - detikKalimantan
Sabtu, 24 Okt 2026 21:15 WIB
Project Manager Tol IKN Segmen 3A2 dan Segmen 5B PT Hutama Karya, James Satria.
Project Manager Tol IKN Segmen 3A2 dan Segmen 5B PT Hutama Karya, James Satria. Foto: Ary Nindita Intan/detikKalimantan
Balikpapan -

Pengerjaan proyek Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) Seksi 3A2 belum sepenuhnya rampung. Pembebasan lahan sekitar 3 persen menjadi kendala penyelesaian pekerjaan.

Project Manager Tol IKN Segmen 3A2 dan Segmen 5B PT Hutama Karya, James Satria mengatakan proses penyelesaian lahan tersebut masih berlangsung. Pemeriksaan didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) lahan dan Tim Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

"Kami masih terkendala pembebasan lahan. Masih menyisakan kurang lebih 3 persen lahan yang belum bebas dan berproses. Dengan pendampingan PPK dan Kementerian PU," ujarnya, Sabtu (24/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Secara keseluruhan, progres pembebasan lahan proyek tersebut telah mencapai 97 persen. Lahan yang belum bebas tersebut berada di kawasan pintu keluar tol (exit toll ramp) 5A dan 5B di sekitar Km. 11 Balikpapan.

"Sudah 97 persen lahan yang sudah bebas. Titiknya masih masuk wilayah Kota Balikpapan, tepatnya 1,5 kilometer dari Km 11 Balikpapan Utara," kata James.

Pembebasan lahan itu kurang lebih 1,54 hektare. Hutama Karya memastikan sisa lahan tersebut tidak mengganggu rencana pembukaan fungsional terbatas jalan tol pada Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

"Tidak besar, sekitar 1,54 hektare. Makanya ini tidak mempengaruhi terhadap fungsional Nataru nanti," pungkasnya.

Dalam dokumen proyek yang dipaparkan James, pembangunan Tol IKN Seksi 3A2 memiliki nilai kontrak Rp 2,85 triliun. Sumber dana pekerjaan ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2023-2026.

Tol IKN Seksi 3A2 menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun untuk menghubungkan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda dengan kawasan IKN. Waktu pelaksanaan proyek tercatat mulai 21 Desember 2023 hingga 31 Desember 2026. Kini, progres fisik jalan tol tersebut mencapai 91,42 persen.



(des/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads