Karhutla IKN Kembali Berasap Usai Dipadamkan, Menhut: Keroyokan Lagi

Karhutla IKN Kembali Berasap Usai Dipadamkan, Menhut: Keroyokan Lagi

Riani Rahayu - detikKalimantan
Selasa, 15 Sep 2026 04:59 WIB
Kemenhut bersama tim gabungan pemadaman karhutla kembali ke lokasi titik api di Bukit Tengkorak yang menyala lagi. (dok Kemenhut RI)
Foto: Kemenhut bersama tim gabungan pemadaman karhutla kembali ke lokasi titik api di Bukit Tengkorak yang menyala lagi. (dok Kemenhut RI)
Nusantara -

Titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim), kembali mengeluarkan asap meski sebelumnya telah dipadamkan. Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni yang melihat asap kembali meninggi langsung meminta Manggala Agni bersama TNI-Polri turun memadamkan api sebelum membesar.

Kejadian itu ditemukan saat Raja Juli mengecek penanganan karhutla di Bukit Tengkorak, Taman Hutan Raya (Tahura) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (14/9/2026). Kemunculan titik api itu juga disaksikan langsung oleh Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto dan Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono.

"Nyala lagi, Mas. Manggala Agni mana, turun lagi ajak teman-temannya yang lain. Berasap lagi," ujar Raja Juli, Senin (14/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Rombongan awalnya telah meninggalkan dua titik yang sebelumnya dicek dan melanjutkan perjalanan. Namun di tengah perjalanan, asap putih kembali terlihat meninggi hingga rombongan berhenti untuk mengecek kondisi tersebut.

"Tolong dikoordinasikan turun lagi, Manggala Agni Kemenhut, TNI, Polri. Cari jalan yang paling dekat," pintanya.

Sejumlah personel yang tengah bersiaga di sekitar lokasi kemudian diminta kembali melakukan pemadaman. Helikopter water bombing juga masih beroperasi di kawasan tersebut.

"Dipantau lagi, Pak, apinya. Apinya yang kecil keroyokan lagi aja Manggala Agni. Berasap lagi itu, lanjut lagi padamkan mumpung masih kecil," tegasnya.

Raja Juli juga meminta Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Kalimantan, Yudo Shekti Mustiko terus memantau titik tersebut. Hal itu dilakukan untuk mencegah api kembali membesar setelah sebelumnya berhasil dipadamkan.

"Yang penting jangan sampai membesar lagi," katanya.

Sementara itu, Yudo menjelaskan titik yang kembali mengeluarkan asap tersebut sebelumnya telah melalui proses pemadaman. Petugas juga tetap disiagakan di sekitar lokasi untuk mengantisipasi munculnya kembali api.

"Lokasi ini sebelumnya sudah dipadamkan. Petugas juga tetap bersiaga di lokasi," pungkas Yudo.



(bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads