Gibran Paparkan Progres Terkini IKN, Masjid dan Gereja Hampir Rampung

Gibran Paparkan Progres Terkini IKN, Masjid dan Gereja Hampir Rampung

Herdi Alif Al Hikam - detikKalimantan
Kamis, 01 Jan 2026 10:01 WIB
Progres terbaru pembangunan Masjid Negara di IKN
Masjid Negara IKN. Foto: Dok. Otorita IKN
Nusantara -

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur, yang masih terus berlanjut. Terkini, Masjid Negara IKN dan Gereja Basilika IKN sudah lebih dari 90% pengerjaan pembangunan.

"Yang namanya IKN pasti akan dilanjutkan dan diselesaikan pembangunannya," ujar Gibran, dikutip detikFinance dari unggahan di Instagram resmi @gibran_rakabuming.

Gibran beberapa waktu lalu sempat mengunjungi pembangunan Masjid Negara IKN, untuk memastikan progres pembangunan proyek strategis nasional tersebut berjalan sesuai target dan memenuhi standar kualitas yang telah ditetapkan pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya mengapresiasi progres pembangunan Masjid Negara IKN yang telah mencapai 98,4% dan ditargetkan rampung pada 15 Februari 2026, sehingga dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan Salat Idulfitri 2026," kata Gibran dalam keterangan unggahannya.

Pada tahap pertama masjid ini ditargetkan dapat dimanfaatkan untuk pelaksanaan Salat Idulfitri 2026. Yang ditargetkan dapat memiliki kapasitas sekitar 29 ribu jemaah dari total rencana 60 ribu jemaah.

Masjid Raya Nusantara berdiri di atas lahan seluas 32.125 meter persegi untuk area masjid, 2.221 meter persegi area komersial, dan 7.340 meter persegi area penunjang. Luas bangunan masjid mencapai 76.647 meter persegi, dilengkapi area komersial seluas 4.080 meter persegi dan area penunjang 3.456 meter persegi, dengan struktur bangunan empat lantai dan dua lantai mezzanine.

"Masjid ini dirancang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai simbol identitas Islam yang rahmatan lil 'alamin di ibu kota baru Indonesia," ucap Gibran.

Lingkup pekerjaan mencakup tahap persiapan, perancangan detail, hingga pelaksanaan konstruksi yang meliputi pekerjaan struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal-elektronika, lanskap dan infrastruktur, serta penerapan prinsip Bangunan Gedung Hijau (BGH).

Selanjutnya, Gibran meninjau Gereja Basilika IKN. Hingga akhir Desember 2025, progres pembangunan fisik Basilika telah mencapai 93,3%. Basilika Santo Fransiskus Xaverius dibangun di atas lahan seluas 37.781 meter persegi dengan luas bangunan sekitar 18.862,68 meter persegi.

Gereja ini dirancang dengan kapasitas sekitar 1.600 umat dan ditargetkan selesai pada awal tahun 2026. Lingkup pekerjaan mencakup bangunan utama Basilika, taman doa Jalan Salib, Taman Doa Gua Maria, Wisma Uskup, bangunan penunjang, plaza seremonial, area parkir, serta akses kawasan yang terhubung dengan rumah ibadah lain di sekitarnya.

Di kawasan yang sama juga dihangun Plaza Kerukunan di kawasan peribadatan IKN, Kalimantan Timur. Kawasan ini akan menjadi ruang terbuka publik, serta akan dilengkapi berbagai rumah ibadah lainnya, termasuk pura, dan monumen simbolik berbentuk segi enam yang melambangkan enam agama di Indonesia.




(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads