Progres Masjid IKN 98,4 Persen, Gibran Pastikan Siap Dipakai Idul Fitri

Progres Masjid IKN 98,4 Persen, Gibran Pastikan Siap Dipakai Idul Fitri

Riani Rahayu - detikKalimantan
Selasa, 30 Des 2025 22:10 WIB
Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau Masjid Negara IKN, Selasa (30/12/2025).
Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau Masjid Negara IKN, Selasa (30/12/2025). Foto: dok Setwapres
Nusantara -

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memastikan pembangunan Masjid Raya atau Masjid Negara Ibu Kota Nusantara (IKN), di Kalimantan Timur (Kaltim) hampir rampung dan siap dimanfaatkan untuk pelaksanaan salat Idul Fitri 2026. Proyek strategis nasional itu kini telah mencapai progres fisik 98,4 persen.

Dalam kunjungannya, Gibran memastikan pembangunan berjalan sesuai waktu dan standar kualitas yang ditetapkan pemerintah. Ditargetkan Masjid Raya akan rampung pada 15 Februari 2026.

"Masjid ini memiliki kapasitas sekitar 29 ribu jemaah dari total rencana 60 ribu jemaah, dan ditargetkan dapat digunakan untuk pelaksanaan salat Idul Fitri tahun 2026. Karena itu, percepatan pembangunan dan penjagaan kualitas pekerjaan menjadi hal yang terus kami kawal bersama," ujar Gibran dalam keterangannya, Selasa (30/12/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau Masjid Negara IKN, Selasa (30/12/2025).Wapres Gibran Rakabuming Raka meninjau Masjid Negara IKN, Selasa (30/12/2025). Foto: dok Setwapres

Terpisah, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan, kunjungan Wapres Gibran ke Masjid Raya sebagai bentuk perhatian khusus penyelesaian proyek Masjid Raya agar dapat segera dimanfaatkan untuk salat tarawih dan salat Idul Fitri 2026. Sekaligus mengapresiasi desain dari Masjid Raya yang unik.

"Beliau menyampaikan apresiasi terhadap kualitas desain masjid yang berbeda dengan masjid-masjid pada umumnya. Masjid di IKN ini berbentuk serban dan dirancang dengan kapasitas sekitar 20 ribu jemaah pada tahap awal, yang nantinya dapat dikembangkan hingga 60 ribu jemaah," ujarnya.

Sebagai informasi, Masjid Raya Nusantara berdiri di atas lahan seluas 32.125 meter persegi untuk area masjid, 2.221 meter persegi area komersial, dan 7.340 meter persegi area penunjang. Luas bangunan masjid mencapai 76.647 meter persegi, dilengkapi area komersial seluas 4.080 meter persegi dan area penunjang 3.456 meter persegi, dengan struktur bangunan empat lantai dan dua lantai mezzanine.

Lingkup pekerjaan mencakup tahap persiapan, perancangan detail, hingga pelaksanaan konstruksi yang meliputi pekerjaan struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal-elektronika, lanskap dan infrastruktur, serta penerapan prinsip Bangunan Gedung Hijau (BGH).

Selain Kepala Otorita IKN, hadir mendampngi Wapres dalam peninjauan tersebut Wakil Menteri Pekerjaan Umum Diana Kusumastuti, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud, Plt Sekretaris Wakil Presiden Al Muktabar, serta Staf Khusus Wapres Achmad Adhitya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video Momen Gibran Sambut Kepulangan Prabowo Seusai Lawatan 4 Negara"
[Gambas:Video 20detik]
(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads