Geng motor menganiaya mahasiswa bernama Akmal (24) hingga tewas di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Yang diduga berperan sebagai eksekutor pembunuhan, YD, diciduk di Kota Palopo.
"Satu orang yang kami amankan atas inisial YD," kata Kanit Reskrim Polsek Biringkanaya Iptu Mataram Abdullah kepada wartawan, Selasa (6/10/2026).
Dikutip detikSulsel, penangkapan YD bagian dari pengembangan penyidikan kasus penganiayaan berujung maut. Polisi masih mengusut pelaku lain yang terlibat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang diduga eksekutor pemarangan sudah kami amankan," tuturnya.
Pelaku kini masih dalam perjalanan ke Makassar untuk menjalani pemeriksaan. Polisi masih menggali soal motif dan peran terduga pelaku.
"Yang bersangkutan kami amankan di Palopo. Belum tiba (di Makassar), karena masih perjalanan dari Palopo," kata Mataram.
Untuk diketahui, penyerangan geng motor terjadi di Jalan Perintis Kemerdekaan KM 19, Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Minggu (4/10) sekitar pukul 03.35 Wita. Remaja bernama Farel (17) turut mengalami luka berat akibat diserang.
Sebelumnya polisi telah mengamankan 20 terduga pelaku. Dari hasil penyidikan, 18 orang di antaranya telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Sudah ditetapkan tersangka 18 (anggota geng motor)," ucap Kasi Humas Polrestabes Makassar AKP Jafar Ahmad kepada detikSulsel, Selasa (6/10).
Para tersangka didominasi anak di bawah umur. Sementara dua pelaku lain yang diamankan masih dalam pemeriksaan sebagai saksi.
"Tidak dipulangkan (2 orang), masih didalami peranannya," pungkas Jafar.
Baca selengkapnya di sini.
