Seorang pemuda di Makassar, Sulawesi Selatan, Supriyadi (21) tiba-tiba diserang saat makan di depan sebuah minimarket. Dia diserang sekelompok orang dalam geng motor menggunakan panah hingga menancap di pelipis.
Dilansir dari detikSulsel, peristiwa ini terjadi di Jalan Urip Sumoharjo, Lorong Tamajene 2, Kelurahan Karuwisi Utara, Kecamatan Panakkukang, pada Senin (17/8) malam.
"Korban sementara makan di depan minimarket, kemudian tiba-tiba sekelompok pemotor datang dari arah Masjid Al-Markaz. Mereka melintas di depan Lorong Tamajene kemudian berbalik arah melawan arus," ujar Kasi Humas Polrestabes Makassar Kompol Wahiduddin, Selasa (18/8/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi gerombolan geng motor tersebut membuat warga di lokasi geram hingga melakukan perlawanan. Aksi saling serang pun tak terelakkan.
"Kelompok pemotor tersebut kemudian melakukan penyerangan terhadap warga dan anak remaja yang berada di sekitar lokasi menggunakan busur dan batu. Warga kemudian melakukan perlawanan," katanya.
Supriyadi terkena anak panah pada bagian pelipis mata sebelah kiri dalam aksi serang tersebut. Korban langsung dibawa oleh warga ke Rumah Sakit Ibnu Sina lalu dirujuk ke RSUD Daya Makassar.
"Korban mengalami luka akibat terkena busur pada bagian pelipis mata sebelah kiri. Korban sempat mendapat perawatan di RS Ibnu Sina dan kemudian dirujuk ke RSUD Daya," jelasnya.
Pihak Polsek Panakkukang kemudian mendatangi lokasi untuk mengamankan situasi. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi kelompok geng motor yang terlibat dalam penyerangan tersebut.
Baca juga: 12 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng |
Baca artikel selengkapnya di sini.
