Bentrok Ortu Santri Vs Massa Ponpes di Maros, Ini Dugaan Pemicunya

Regional

Bentrok Ortu Santri Vs Massa Ponpes di Maros, Ini Dugaan Pemicunya

Reinhard Soplantila - detikKalimantan
Selasa, 08 Sep 2026 17:00 WIB
Bentrokan ortu santri vs massa ponpes di Maros. Reinhard Soplantila/detiksulsel
Foto: Bentrokan ortu santri vs massa ponpes di Maros (Reinhard Soplantila/detiksulsel)
Balikpapan -

Keributan antara orang tua santri Sekolah Putri Darul Istiqomah (SPIDI) dan massa Ponpes Darul Istiqomah di Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel), dipicu sengketa kepemilikan lahan. Petugas telah turun tangan melerai pertikaian tersebut.

"Kita kurang mendalami, tapi informasi bahwa (sengketa kepemilikan lahan antara dua yayasan) ini sudah berjalan beberapa tahun," ujar Kabag Ops Polres Maros Kompol Syarifuddin kepada wartawan di lokasi, Jalan Poros Maros-Makassar, Kecamatan Mandai, Maros, Selasa (8/9/2026).

Dua yayasan tersebut diketahui terlibat sengketa hak pemilikan lahan yang di atasnya berdiri dua aset, yakni Ponpes Darul Istiqomah dan Sekolah Putri Darul Istiqomah. Kendati demikian, Syarifuddin tidak menjelaskan lebih lanjut terkait dua yayasan yang terlibat sengketa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang ada di sini dua (sekolah) kan, ada SPIDI, ada Istiqomah. Kita harapkan kedua-duanya bisa berjalan semua proses," jelasnya.

Polisi menegaskan pihaknya turun tangan setelah menerima laporan terjadinya keributan. Sementara terkait sengketa kepemilikan lahan, pihaknya mengimbau masing-masing pihak dari kedua yayasan agar sama-sama menahan diri.

"Kita sudah ingatkan baik dari pihak sekolah Istiqomah dari pihak SPIDI supaya masing-masing menjaga, menahan diri dan kita mencari dan solusi yang terbaik. Insyaallah kita dapatkan solusi yang terbaik," ungkapnya.

Pihaknya juga masih menyiagakan sejumlah personel di lokasi kejadian. Kebijakan tersebut untuk meredam potensi bentrokan susulan di lokasi.

"Kita lihat perkembangannya ke depan seperti apa situasinya," jelasnya.

Sebelumnya, pertikaian kedua belah pihak terjadi di lingkungan sekolah pada Selasa (8/9) pagi. Bentrokan berlangsung sekitar satu jam di lokasi.

Sejumlah orang tua santri yang mayoritas merupakan emak-emak terlibat saling dorong dengan massa dari Pesantren Darul Istiqomah. Adu mulut antara kedua pihak juga tidak terhindarkan.

"Hei kenapa kalian masuk, kenapa kalian masuk. Jangan masuk," teriak orang tua santri kepada pihak Pesantren Darul Istiqomah.

Di tengah keributan, sejumlah orang tua santri terlihat berjaga di depan pintu kelas yang di dalamnya masih berlangsung proses belajar mengajar. Pintu kelas bahkan dikunci dari dalam untuk menjaga para siswa tetap berada di dalam.

Meski situasi di luar kelas memanas, proses belajar mengajar tetap berlangsung. Para siswa masih berada di dalam ruang kelas selama keributan terjadi.

Artikel ini sebelumnya tayang di detikSulsel dengan judul Polisi Ungkap Pemicu Bentrok Ortu Santri vs Massa Ponpes di Maros.



(sun/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads