Seorang Perempuan Tewas Tergantung di Kamar Kos Sangatta Kutim

Seorang Perempuan Tewas Tergantung di Kamar Kos Sangatta Kutim

Muhammad Budi Kurniawan - detikKalimantan
Kamis, 27 Agu 2026 05:00 WIB
Perempuan berinisial DA (18) ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos diKutai Timur (Kutim), Kaltim.
Evakuasi perempuan berinisial DA (18) yang ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di Kutai Timur (Kutim)/Foto: Istimewa
Kutai Timur -

Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi dengan kecenderungan berupa pemikiran untuk bunuh diri, segera konsultasikan persoalan ke pihak-pihak yang dapat membantu, seperti psikolog, psikiater, ataupun klinik kesehatan mental.

Perempuan berinisial DA (18) ditemukan meninggal dunia di sebuah kamar kos di Kutai Timur (Kutim), Kaltim. Korban diduga sudah meninggal selama 3-4 hari sebelum ditemukan dan kasus kematiannya dalam penyelidikan polisi. Kapolsek Sangatta Utara AKP Bambang Eko mengatakan pihaknya menerima laporan masyarakat pada Rabu (26/8).

"Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan dan penanganan awal di TKP," ujar Bambang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kasus tersebut terjadi di Kecamatan Sangatta. Awalnya pemilik kos, Suyono, mendapat informasi dari penghuni kos terkait bercak darah yang terlihat keluar dari celah bawah pintu salah satu kamar.

Suyono kemudian mencoba membuka kamar menggunakan kunci cadangan. Namun pintu tidak dapat dibuka. Saat itu, ia juga mencium aroma tidak sedap dari dalam kamar.

"Karena curiga Suyono kemudian melaporkan kondisi tersebut kepada Ketua RT setempat," katanya.

Laporan kemudian diteruskan kepada polisi sekitar pukul 17.27 Wita. Personel Polsek Sangatta Utara kemudian mendatangi lokasi. Petugas melakukan pemeriksaan awal, meminta keterangan sejumlah saksi dan memasang garis polisi untuk mengamankan TKP.

Berdasarkan pemeriksaan awal, korban ditemukan di area depan pintu masuk kamar dalam kondisi tergantung menggunakan kain panjang berwarna hitam, yang terikat di bagian leher dan dikaitkan pada pintu kamar kos.

"Untuk memastikan penyebab dan kondisi korban, kami berkoordinasi dengan piket Polres Kutai Timur serta Tim Inafis untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut," jelas Bambang.

Hasil pemeriksaan awal, Tim Inafis Polres Kutai Timur memperkirakan korban telah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat hari sebelum ditemukan. Jenazah kemudian dibawa ke RSUD Kudungga untuk menjalani pemeriksaan medis lebih lanjut.

Dari keterangan pemilik kos, korban terakhir kali terlihat pada Sabtu (15/8). Saat itu, korban terlihat bersama seorang laki-laki di lokasi kos. Korban dan laki-laki tersebut sempat ditegur oleh ibu kos. Setelah itu, laki-laki tersebut meninggalkan lokasi.

"Korban diketahui menyewa kamar kos tanpa menyerahkan identitas diri kepada pemilik kos. Diperkirakan telah menempati kamar tersebut selama sekitar dua pekan," terangnya.

Bambang mengatakan polisi masih mendalami seluruh informasi yang diperoleh dari lokasi kejadian, termasuk keterangan para saksi dan hasil pemeriksaan medis.

"Kami masih mendalami seluruh keterangan dan fakta yang ditemukan di TKP. Untuk penyebab pasti kematian, kami menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari pihak medis," katanya.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang mengetahui informasi mengenai korban maupun aktivitas korban sebelum ditemukan meninggal dunia, agar segera menyampaikannya kepada pihak kepolisian. Penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan fakta dan penyebab kematian korban.



(sun/aau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads