Heboh Pria Babak Belur Dihajar Warga di Kobar, Ternyata Curi Senapan-Uang

Kalimantan Tengah

Heboh Pria Babak Belur Dihajar Warga di Kobar, Ternyata Curi Senapan-Uang

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Rabu, 19 Agu 2026 16:30 WIB
Pencuri dihajar warga usai tepergok mencuri di Kotawaringin Barat. (dok Istimewa)
Foto: Pencuri dihajar warga usai tepergok mencuri di Kotawaringin Barat. (dok Istimewa)
Kotawaringin Barat -

Seorang pria ditangkap dihajar warga setelah tepergok masuk ke sebuah rumah di Desa Karang Mulya, Kecamatan Pangkalan Banteng, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Pria tersebut babak belur hingga harus menjalani perawatan,

Aksi menjadi perhatian setelah video saat pria yang diduga sebagai pelaku diamankan warga beredar di media sosial. Dalam rekaman tersebut, pria itu terlihat mengalami luka di sejumlah bagian tubuh. Kedua tangan dan kakinya juga tampak dalam kondisi terikat.

Sejumlah warga terlihat mengelilinginya. Dalam video, terdengar beberapa warga menanyakan keberadaan uang yang diduga telah diambil pria tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kronologi Peristiwa

Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Agung Sugiarto mengatakan peristiwa tersebut terjadi Selasa (18/8) sekitar pukul 08.00 WIB di kawasan belakang Kantor Kecamatan Pangkalan Banteng, tepatnya di sekitar RT 01 dan RT 02 Desa Karang Mulya.

"Aksi tersebut terbongkar ketika Saifuddin pulang dari pasar Desa Karang Mulya. Saat hendak membuka pintu garasi, korban mendengar suara seperti teralis sedang dibongkar dari dalam rumah," ujar Kapolsek Pangkalan Banteng Iptu Agung Sugiarto, Rabu (19/8/2026).

Curiga dengan suara tersebut, Saifuddin kemudian mengecek bagian samping rumah. Betapa kagetnya dia saat melihat jendela kamar dalam kondisi terbuka dan seorang pria berada di dalam kamar.

"Korban kemudian mengintip dan melihat pelaku sedang membuka lemari serta mengambil uang," ujarnya.

Mengetahui aksinya dipergoki, korban berusaha menahan jendela dari luar agar pelaku tidak dapat melarikan diri. Sambil meminta pertolongan, korban berteriak "Maling! Maling!" hingga mengundang perhatian warga sekitar.

Namun, pelaku tidak tinggal diam. SR berusaha mendorong jendela untuk keluar dari rumah. Dalam upaya melarikan diri tersebut, korban melihat pelaku mengacungkan senapan angin ke arah atas.

"Karena khawatir terjadi sesuatu, korban akhirnya melepaskan tahanannya. Pelaku pun berhasil keluar dan langsung melarikan diri," katanya.

Teriakan korban membuat warga berdatangan dan melakukan pengejaran. SR akhirnya berhasil diamankan. Namun, situasi kemudian memanas hingga pelaku menjadi sasaran amukan massa dan mengalami sejumlah luka.

Kondisi pelaku sempat tidak sadarkan diri sehingga harus mendapatkan perawatan sebelum menjalani pemeriksaan.

"Untuk tersangka sempat kita rawat karena kondisinya tidak sadarkan diri. Kemarin kejadiannya, dan hari Rabu ini sudah bisa kita mintai keterangan," kata Agung.

Mencuri Senapan dan Uang

Setelah berhasil diamankan, SR dibawa polisi ke Polsek Pangkalan Banteng untuk mendapatkan penanganan medis sekaligus menjalani proses hukum.

"Dari tangan tersangka, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya uang tunai Rp3.435.000, satu senapan angin berwarna hitam, sebilah pisau besi bergagang kayu dengan panjang sekitar 33 sentimeter, serta satu obeng pipih besi sepanjang 19 sentimeter," ujarnya.

Sementara itu, korban telah membuat laporan polisi untuk menindaklanjuti kasus tersebut.

SR kini diproses dalam perkara pencurian dengan pemberatan sebagaimana Pasal 477 ayat (1) huruf f UU RI Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Polisi masih melakukan pemeriksaan dan melengkapi berkas penyidikan sebelum perkara tersebut diproses lebih lanjut.

Halaman 2 dari 2
(bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads