12 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng

12 Orang Jadi Tersangka Karhutla di Kalteng

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Selasa, 18 Agu 2026 13:01 WIB
Karhutla terjadi di Kotawaringin Barat hingga menyebabkan asap tebal sempat mengepung Jalan Ahmad Yani Km 10, Sabtu (20/6/2026).
Karhutla terjadi di Kotawaringin Barat/Foto: Sigit Pamungkas/detikKalimantan
Palangka Raya -

Polda Kalteng memperketat penanganan karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah. Polisi memastikan setiap kejadian yang ditemukan tidak berhenti pada upaya pemadaman, tetapi juga ditelusuri untuk mengungkap penyebab dan pihak yang bertanggung jawab.

"Sampai dengan saat ini kurang lebih ada sekitar 12 yang sudah ditetapkan sebagai tersangka yang tersebar di sejumlah polres," kata Kapolda Kalteng Irjen Iwan Kurniawan, Selasa (18/8/2026).

Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Upaya pencegahan tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah dan jajaran Satgas Karhutla, tetapi juga memerlukan kesadaran masyarakat untuk menjaga lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Upaya ini tidak bisa hanya diserahkan kepada pemerintah maupun jajaran satuan tugas, tetapi harus secara bersama-sama dengan masyarakat," tegasnya.

Iwan menambahkan kepolisian tetap mengedepankan langkah penegakan hukum terhadap setiap kebakaran yang terjadi. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan penyebab kebakaran sekaligus mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat.

"Prinsipnya begini, semua kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di Kalimantan Tengah ini kita lakukan penyelidikan," ujarnya.

Penetapan tersangka tersebut menjadi bukti bahwa persoalan karhutla tidak hanya ditangani dari sisi pemadaman dan pencegahan. Polisi juga mengambil langkah hukum terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran secara melawan hukum.

Kapolda mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan sembarangan. Ia meminta seluruh elemen bersama-sama mencegah titik api agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih luas.

"Pesan saya kepada masyarakat, mari kita bersama-sama menjaga, jangan sampai kebakaran hutan dan lahan di wilayah Kalimantan Tengah ini semakin meluas," pungkasnya.



(sun/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads