Viral Diduga Pelangsir 'Kencing BBM' di Kuburan Pangkalan Bun

Viral Diduga Pelangsir 'Kencing BBM' di Kuburan Pangkalan Bun

‎Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Sabtu, 08 Agu 2026 13:09 WIB
Viral Diduga Pelangsir Kencing BBM di Kuburan Pangkalan Bun
Viral diduga pelangsir 'kencing BBM' di kuburan Pangkalan Bun/Foto: Istimewa
Pangkalan Bun -

Dugaan aksi 'kencing BBM' terjadi di Makam Sekip Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Aksi tersebut terekam warga dan belakangan videonya beredar di media sosial.

Warga yang melihat kejadian itu adalah Muhaimin. Saat itu, ia sedang berziarah ke makam dan tidak sengaja melihat seseorang masuk ke area makam yang berada tidak jauh dari SPBU.

"Saya pas lagi ziarah, nggak sengaja melihat ada orang masuk ke area makam sambil melakukan aktivitas kencing BBM. Kan dekat dengan SBPU," kata Muhaimin, Sabtu (8/8/2026).

Muhaimin mengatakan ada aktivitas yang mencurigakan. Ia kemudian mengetahui bahwa kejadian itu sudah direkam warga lain dan diviralkan di media sosial.

"Saya saat itu cuma melihat. Nggak tahunya sudah ada yang memviralkan di medsos," ujarnya.

Video yang beredar kemudian menjadi perhatian warga. Dalam rekaman terlihat aksi seseorang di kawasan makam yang diduga berkaitan dengan pemindahan BBM. Lokasi kejadian yang berada tidak jauh dari SPBU turut menjadi sorotan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aksi tersebut disebut berkaitan dengan praktik 'kencing BBM' yang kerap dikaitkan dengan aktivitas pelangsiran. Kapolsek Arut Selatan (Arsel) AKP Retno mengimbau masyarakat segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait BBM.

"Silakan hubungi 110 apabila ada aktivitas seperti ini, biar langsung kita amankan," kata Retno, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Retno, laporan masyarakat sangat diperlukan agar polisi segera mendatangi lokasi dan melakukan pengecekan terhadap aktivitas yang dilaporkan. Polisi juga mengingatkan warga agar tidak melakukan tindakan sendiri apabila menemukan dugaan pelangsiran BBM. Masyarakat cukup melaporkan kejadian kepada petugas.

Laporan melalui layanan 110 akan membantu polisi merespons lebih cepat apabila aktivitas tersebut masih berlangsung di lokasi. Polisi selanjutnya akan melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah aktivitas yang dilakukan tersebut melanggar atau tidak.

Kepolisian mengajak masyarakat bersama-sama mengawasi distribusi BBM dan segera melaporkan jika menemukan dugaan penyalahgunaan. Dengan begitu, aktivitas yang mencurigakan dapat segera ditindaklanjuti petugas.



(sun/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads