Polisi Tetapkan 3 Orang Tersangka Bentrok di Katingan

Kalimantan Tengah

Polisi Tetapkan 3 Orang Tersangka Bentrok di Katingan

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Rabu, 08 Jul 2026 14:00 WIB
Pria Terduga Pelaku Bentrok di Katingan, 2 Lainnya Masih Buron. (Istimewa)
Foto: Pria Terduga Pelaku Bentrok di Katingan, 2 Lainnya Masih Buron. (Istimewa)
Katingan -

Kasus penyerangan yang menewaskan tiga anggota Polri saat operasi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan terus diproses. Hingga Rabu (8/7/2026), penyidik telah mengamankan lima orang warga Desa Tumbang Kalemei. Tiga di antaranya telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

"Hingga hari ini yang diamankan ada lima orang. Yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tiga orang, S alias A, R, dan N. Sedangkan Y dan L, dua lainnya masih diamankan dan menunggu hasil gelar perkara," ujar Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono kepada detikKalimantan, Rabu (8/7/2028) siang.

Seluruh terduga pelaku diketahui ditangkap di wilayah Kabupaten Katingan. Menurutnya, dua orang yang belum ditetapkan sebagai tersangka kini masih menjalani pemeriksaan intensif.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Meski arah penyidikan mengindikasikan keterlibatan mereka, penyidik tetap mengedepankan prosedur hukum sebelum menetapkan status hukum keduanya.

"Walaupun mengarahnya ke tersangka, kami masih gelar perkara dulu sesuai mekanisme," tegasnya.

Kasus penyerangan menewaskan tiga anggota Polri saat operasi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan. (Istimewa)Kasus penyerangan menewaskan tiga anggota Polri saat operasi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan. (Istimewa)

Dodik menjelaskan, ketiga tersangka yang telah ditetapkan status hukumnya dijerat dalam perkara dugaan pembunuhan dan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Sementara itu, penerapan pasal terkait tindak pidana narkotika masih belum dilakukan.

"Untuk pasal yang kami terapkan saat ini belum mengarah ke narkoba. Yang diterapkan adalah dugaan pembunuhan, termasuk ada yang turut serta dan ada yang melakukan penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia," jelasnya.

Meski telah mengamankan lima orang, polisi memastikan penyidikan belum berakhir. Tim penyidik masih terus mengembangkan kasus untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam tragedi berdarah di Tumbang Kalemei.

Saat ditanya mengenai jumlah orang yang masih diburu, AKBP Dodik belum bersedia mengungkapkannya.

"Untuk jumlahnya belum bisa kami sebutkan karena masih dalam pengembangan," katanya.

Kasus ini menjadi perhatian luas setelah tiga anggota Polri gugur saat menjalankan tugas dalam operasi penindakan terhadap jaringan narkoba di Desa Tumbang Kalemei. Hingga kini, aparat gabungan masih terus memburu pelaku lain serta mendalami peran masing-masing pihak dalam insiden tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Kapolda Kalimantan Tengah mengatakan operasi tersebut bukan dilakukan secara mendadak. Tim Satresnarkoba telah lebih dulu melakukan pemantauan dan penyelidikan sehingga mengetahui karakteristik lokasi maupun target yang akan diamankan.

Seluruh tahapan operasi telah disusun sesuai prosedur. Namun situasi berubah drastis ketika keluarga target dan sejumlah orang diduga melakukan provokasi dengan meneriakkan kata 'perampok' kepada warga sekitar.




(aau/aau)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads