Seorang selebgram perempuan berinisial NA (34) menjadi korban penganiayaan oleh geng motor di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel). Penganiayaan terjadi setelah korban bersama pacarnya nonton bareng (nobar) Piala Dunia.
Dilansir detikSulsel, peristiwa ini diduga dipicu ketersinggungan karena pacar korban dan pelaku saling tatap di jalan. Insiden terjadi di Jalan Jenderal Sudirman Makassar pada Minggu (21/6) sekitar pukul 02.20 Wita. Saat itu, NA dan pacarnya tengah mencari makan setelah nonton Piala Dunia.
"Lagi naik motor tiba-tiba dipukul dari belakang. (Penganiayaan) di Jalan Jenderal Sudirman, sebelum Gedung Mulo. Saya dari arah Ratulangi mau ke Karebosi, habis nobar di Claro, rencana mau makan," tutur NA, Kamis (25/6/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut NA, pacarnya yang membawa motor sempat bersitatap dengan dengan rombongan pelaku di jalan. Pelaku diduga tersinggung usai ditatap saat menerobos lampu merah.
"Mungkin ketersinggungan karena baku lihat ki toh pacarku sama ini pelaku di jalan pas lampu merah. Pas lampu merah perempatan Sudirman-Haji Bau-Ratulangi, baku lihat, pas kami dilihat lampu hijau, dia lampu merah di sebelah langsung mau lewat," lanjutnya.
Setelah melanjutkan perjalanan kembali, pacar korban sempat menoleh ke belakang untuk mengecek kondisi NA. Namun, gerakan menoleh itu diduga dianggap sebagai tantangan oleh pelaku. Akhirnya terjadi aksi kejar-kejaran.
"Pas pacarku menoleh, dia (pelaku) mungkin kayak merasa ditantang. Langsung dia langsung putar balik kejar ka', langsung memukul dari belakang. Saya awalnya tidak tahu kalau dikejar. Langsung ji memukul," papar NA.
Korban berkali-kali dipukul dari belakang menggunakan helm. Pelaku juga disebut melempar helm ke arah korban.
"Kepala dengan punggung, sakit semua yang dipukul. Kepala, leher belakang sama punggung. Berkali-kali, memukul dan melempar pakai helm semua. Sementara jalan motor," ceritanya.
Akibat pemukulan itu, korban mengalami luka memar di kepala dan memar di bagian punggung. Korban juga langsung menangis sehingga dievakuasi ke salah satu kafe di sekitar lokasi kejadian. Pacar korban berusaha mengejar pelaku, tetapi pelaku berhasil meloloskan diri dengan cara berpencar. Menurut NA, pelaku berjumlah 4 orang.
"Mereka (pelaku) berpencar tapi tidak didapat. Mereka 2 motor saling bonceng, jadi 4 orang. Yang memukul cuma satu yang lainnya menunggu di belakang. Setelah dikejar tidak dapat," katanya.
Korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polrestabes Makassar, kemudian dirawat di RS Siloam dan divisum di RS Bhayangkara Makassar. Penganiayaan oleh geng motor ini sendiri sempat viral di media sosial setelah korban mengunggah video kejadian.
"Karena benjol kepala, mual muntah, tidak enak perasaan, pusing merah-merah panggung, semuanya bercampur. Saya pulang waktu paginya, sudah visum juga sudah ada di penyidik visum 2 hari lalu," sebut NA.
Baca selengkapnya di sini.
Simak Video "Video: Polisi Tembak Geng Motor Bersenjata di Makassar"
[Gambas:Video 20detik] (des/des)
