Dendam Diputuskan, Mantan Balas Pakai Senapan

Round-up

Dendam Diputuskan, Mantan Balas Pakai Senapan

Tim detikKalimantan - detikKalimantan
Selasa, 16 Jun 2026 06:58 WIB
Tangkapan layar rekaman CCTV saat pelaku kabur usai menembak seorang mahasiswa Samarinda. (Istimewa)
Foto: Tangkapan layar rekaman CCTV saat pelaku kabur usai menembak seorang mahasiswa Samarinda. (Istimewa)
Samarinda -

Seorang mahasiswi berinisial LA (20) di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim), menjadi korban penembakan menggunakan senapan angin. Belakangan terkuak bahwa kasus ini terjadi karena motif asmara.

Peristiwa itu terjadi di kawasan Perumahan Graha Indah, Jalan P Suryanata, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, pada Jumat (12/6) sekitar pukul 22.25 Wita. Saat itu LA baru pulang kuliah dan hendak memarkirkan sepeda motor di rumahnya.

"Korban menyampaikan bahwa saat pulang kuliah dan hendak memarkirkan motor di rumah, tiba-tiba terdengar suara tembakan. Korban kemudian terjatuh sambil memegang kepalanya," jelas Kasi Humas Polresta Samarinda Ipda Arie Soeharyadi, Minggu (14/6/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat kejadian tersebut, korban harus mendapatkan perawatan medis karena menderita luka di bagian kepalanya.

"Korban mengalami luka tembak pada bagian kepala belakang atas sebelah kiri," kata Arie.

Mantan Pacar Ditangkap

Mendapat laporan adanya penembakan, Unit Reskrim Polsek Samarinda Ulu langsung bergerak melakukan penyelidikan. Dari hasil pemeriksaan sejumlah saksi dan pengumpulan bukti, polisi berhasil mengidentifikasi dan memburu pelaku.

Tak butuh waktu lama, pria berinisial MZ (22) ditangkap pada Sabtu (13/6) sekitar pukul 02.00 Wita di Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Bukit Raya, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara. MZ ternyata adalah pacar korban.

Usai penangkapan, polisi langsung melakukan pemeriksaan untuk mengungkap motif di balik penembakan sadis tersebut. Kapolsek Samarinda Ulu AKP Asriadi mengungkapkan bahwa berdasarkan pendalaman sementara, MZ tidak terima hubungan mereka diputus oleh korban.

"Kalau dari keterangan pelaku, korban ini pacarnya, sementara dari korban mengatakan sudah putus," kata Asriadi.

Perbedaan status hubungan inilah yang diduga kuat menjadi alasan pelaku nekat melukai korban menggunakan senapan angin.

"Kemungkinan nggak terima diputusin, tapi kami juga masih menunggu hasil pemeriksaan pelaku di Polresta Samarinda terkait motif sebenarnya," ujar Asriadi.

Saat ini, pelaku MZ telah ditahan dan kasusnya masih terus didalami lebih lanjut oleh penyidik Polresta Samarinda.

Halaman 3 dari 2


Simak Video "Menikmati Gemerlap Lampu Malam di Jembatan Kutai Samarinda"
[Gambas:Video 20detik]
(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads