Prabowo Beberkan Hasil Rampasan Koruptor: Bulan Depan Ada Rp 49 T

Prabowo Beberkan Hasil Rampasan Koruptor: Bulan Depan Ada Rp 49 T

Taufiq Syarifudin - detikKalimantan
Rabu, 13 Mei 2026 17:00 WIB
Presiden Prabowo Subianto (dok. YouTube Setpres)
Foto: Presiden Prabowo Subianto (dok. YouTube Setpres)
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto mengungkap akan ada penyerahan uang rampasan dari koruptor dalam jumlah fantastis pada bulan depan. Nilainya kurang lebih Rp 49 triliun. Uang rampasan tersebut akan menjadi kas negara apabila tidak diklaim oleh ahli waris koruptor tersebut.

Dikutip dari detikNews, hal itu disampaikan Prabowo ketika menghadiri penyerahan uang hasil rampasan Satgas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) senilai Rp 10,2 triliun ke negara pada Rabu (13/5).

Awalnya, Prabowo mengaku mendapat informasi akan ada penyerahan uang sebesar Rp 11 triliun. Kemudian ada laporan yang menyebut uang rampasan mencapai Rp 39 triliun. Uang-uang tersebut didapatkan dari para koruptor atau pelaku kriminal yang saat ini tidak diketahui keberadaannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya dapat bisikan bulan depan akan ada penyerahan Rp 11 triliun, katanya, dan saya juga dapat laporan bahwa juga ada kurang lebih Rp 39 triliun uang uang yang tidak jelas, para koruptor atau para kriminal itu mungkin entah sudah lari dari Indonesia atau sudah meninggal dan uangnya ketinggalan di rekening-rekening nggak jelas," kata Prabowo.

Para pelaku kriminal itu, lanjut Prabowo, meninggalkan harta mereka di rekening-rekening yang ada dan tidak diurus hingga kini. Kemungkinan ada alasan khusus mengapa mereka meninggalkan hartanya begitu saja.

"Mungkin dia banyak istri muda, atau piaraan-piaraan, jadi istri-istrinya, ahli warisnya tidak tahu bahwa dia punya uang di bank-bank tersebut, sudah sekian tahun tidak diurus," lanjutnya.

Menurut Prabowo, jika uang rampasan tersebut tidak kunjung diurus oleh ahli waris, maka negara akan memindahkan uang tersebut menjadi kas yang akan digunakan untuk kepentingan publik. Ia juga membeberkan bulan depan akan ada kurang lebih Rp 49 triliun uang rampasan yang kemungkinan diserahkan ke negara.

"Ya saya katakan kalau sekian tahun tidak diurus, dan sudah 1 tahun kita umumkan, umumkan nggak ada yang datang ya sudah pindahin untuk rakyat, jadi bulan depan kurang lebih ada Rp 49 triliun," katanya.

Prabowo juga mengucapkan terima kasih kepada Satgas PKH yang telah membuktikan kinerjanya. Ia menyebut saat ini rakyat Indonesia butuh bukti, bukan sekadar janji.

"Saya atas nama negara dan bangsa, atas nama pemerintah, atas nama seluruh rakyat Indonesia menyampaikan terima kasih kepada seluruh anggota Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan, saya kira saudara-saudara acara-acara seperti ini jangan kita anggap hanya ceremony atau show, tapi pandangan saya atau keyakinan saya bangsa Indonesia, rakyat Indonesia sudah pada tahap bahwa rakyat kita ingin melihat bukti," pungkas Prabowo.

Baca selengkapnya di detikNews.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads