Transfer BBM dari Tangki Siluman di Depan SPBU, Pria Kubu Raya Ditangkap

Transfer BBM dari Tangki Siluman di Depan SPBU, Pria Kubu Raya Ditangkap

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Jumat, 20 Mar 2026 07:00 WIB
Mobil pikap yang dimodifikasi untuk timbun BBM diamankan polisi.
Mobil pikap yang dimodifikasi untuk timbun BBM diamankan polisi. Foto: (Ocsya Ade CP)
Kubu Raya -

Seorang pria di Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat (Kalbar) ditangkap polisi karena kedapatan menimbun bahan bakar minyak (BBM) Pertalite hingga delapan jeriken per hari. Pelaku berinisial S itu ditangkap saat sedang memindahkan Pertalite di depan SPBU Sungai Ambawang, Kubu Raya, Kamis (19/3/2026).

"Pelaku diamankan saat melakukan aktivitas pemindahan atau penyalinan BBM dari kendaraan ke sejumlah jeriken di depan SPBU Sungai Ambawang," kata Kapolsek Sungai Ambawang, Iptu Reyden Fidel Armada.

Polisi mengungkap, pelaku menjalankan aksinya tidak jauh dari area SPBU dengan memanfaatkan situasi antrean kendaraan. Dari hasil pemeriksaan, pelaku menggunakan mobil pick up yang telah dimodifikasi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kendaraan tersebut memiliki dua tangki, yakni tangki standar dan tangki tambahan untuk menampung BBM lebih banyak. Tangki tambahan ini disebut sebagai tangki siluman.

"Modusnya, pelaku mengantre seperti kendaraan lain untuk mengisi BBM, namun kapasitas penampungan telah diperbesar," sambungnya.

Setelah mendapatkan BBM jenis pertalite dalam jumlah besar, pelaku kemudian memindahkannya ke jeriken untuk dijual kembali dengan harga lebih tinggi.

Reyden menyebut praktik tersebut merugikan masyarakat dan berpotensi mengganggu distribusi BBM bersubsidi. Saat ini, pelaku telah diamankan di Polsek Sungai Ambawang untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain dalam kasus tersebut.

"Kami masih melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya pelaku lain," pungkasnya.



(aau/aau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads