Digerebek saat Selingkuh, Pria Ini Malah Laporkan Warga ke Polisi

Regional

Digerebek saat Selingkuh, Pria Ini Malah Laporkan Warga ke Polisi

Achmad Niam Jamil - detikKalimantan
Selasa, 10 Feb 2026 14:30 WIB
Pria Blora yang sempat dihajar warga lantaran diduga selingkuhi istri orang.
Pria Blora yang sempat dihajar warga lantaran diduga selingkuhi istri orang. Foto: Achmad Niam Jamil/detikJateng
Blora -

Seorang pria di Blora, Jateng, MM (23) alias Cimut digerebek warga saat diduga selingkuh dengan istri orang. Meski sudah ketahuan, Cimut akhirnya melaporkan warga ke kantor polisi.

Cimut mengaku mendapatkan tindakan main hakim sendiri dari warga. Dia mengaku dihajar hingga ditelanjangi warga, kemudian diarak ke balai desa.

"Sebelum dikeroyok divideoin dulu, setelah itu digerebek, setelah itu langsung ditonjokin di dalam rumah," jelas Cimut saat ditemui detikJateng di kantor pengacaranya di Blora, Selasa (3/2).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Setelah itu ditonjokin lagi sama orang yang baru datang. Setelah itu diarak ke balai desa, sambil tangan saya itu diikat sama (tali) tampar. Pas (masih) di rumah langsung ditelanjangin," jelasnya.

MM juga mengaku sempat mendapat ancaman dari kerumunan warga agar mengikuti kemauan warga. Beruntung hal itu tidak sampai terjadi.

"Diancam dibakar dan dibunuh di situ," jelasnya.

Sementara itu, Kuasa hukum Cimut, Yusuf Nurbaidi atau sering disapa Mbah Yus mengatakan bahwa perbuatan warga menyiksa kliennya itu tidak berperikemanusiaan.

"Kita bicara dalam konteks penyiksaannya. Kalau hal-hal di luar itu silahkan tanya ke Kepolisian, suwun," jelasnya.

Menurutnya, aksi pengeroyokan sangat dia sayangkan. Perbuatan yang dilakukan MM kliennya itu dengan RR atas dasar suka sama suka.

"Ini bukan pemerkosaan lho. Delik aduannya absolut itu. Kita fokus pada penganiayaan aja. Penyiksaan lebih dari 20 orang. Ini bukan pemerkosaan, klien saya dihajar, disiksa, ditelanjangi, diarak 30-an orang," bebernya.

Mbah Yus bilang, Indonesia negara hukum, jangan main hakim sendiri. Kliennya sampai ditelanjangi dan diarak berjalan ke balai desa dengan jarak sekitar 1 kilometer.

"Bukan selingkuhnya, tapi penganiayaannya. Perlakuan biadabnya. Bugil lo mas. Sampai telanjang bulat. Digebukin baru diarak sampai tiang bendera," bebernya.

Kasat Reskrim Polres Blora Zaenul Arifin mengatakan MM didampingi kuasa hukumnya datang ke Polres Blora untuk mengadukan tindakan kekerasan yang dialami MM. Laporan itu diterima pada Rabu (4/2) di Polres Blora.

"Laporan sudah masuk Polres minggu kemarin mas," ucapnya.

Zaenul menjelaskan laporan tersebut berkaitan dengan dugaan perkara penganiayaan.

"Mungkin dia laporan merasa dikeroyok itu," jelasnya.

Saat ini proses dalam penyelidikan pihak berwajib. Disinggung soal perselingkuhan, Zaenul tidak banyak memberikan tanggapan.

"Prosesnya penyelidikan. Kita panggil teradu sama saksi, mas," terang dia.

Baca artikel selengkapnya di sini.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Diduga Sakit Hati Sering Diganggu, 5 Pria di Bali Keroyok dan Bakar Teman"
[Gambas:Video 20detik]
(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads