Sebuah video yang memperlihatkan kapal ponton nyaris menabrak rumah warga di Kecamatan Sangasanga, Kutai Kartanegara, viral di media sosial. Dalam video tersebut, terlihat tongkang melintas sangat dekat dengan permukiman di tepi Sungai Mahakam hingga memicu kekhawatiran warga.
Kapolsek Sanga-Sanga AKP Muhamad Zulhijah mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut dari unggahan media sosial yang diterimanya dari wartawan, bukan dari laporan resmi warga.
"Justru saya dapat informasinya dari media sosial yang kita kirim. Sampai saat ini tidak ada warga yang datang melapor ke kami terkait kejadian itu," kata Zulhijah saat dikonfirmasi detikKalimantan, Senin (19/1/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Zulhijah, kawasan perairan tersebut memang merupakan jalur lalu lintas tongkang dan dikenal memiliki titik belokan yang berisiko.
"Di sepanjang pinggiran Sungai Sangasanga memang sering kami imbau warga karena ini jalur perlintasan tongkang. Beberapa tahun lalu juga pernah terjadi insiden serupa di titik yang sama, karena di situ ada semacam belokan," jelasnya.
Terkait waktu kejadian, pihaknya masih belum memastikan kapan tepatnya peristiwa itu terjadi. Hingga kini pihaknya pun melalui bhabinkamtibmas tengah mendalami informasi tersebut.
"Informasinya hanya disebut 'beberapa hari lalu', tapi kami masih mencari kepastian tanggal dan detail kejadiannya," katanya.
Meski demikian, polisi memastikan bahwa lokasi dalam video tersebut benar berada di wilayah perairan Sangasanga. Identitas kapal ponton yang hampir menabrak rumah warga masih belum diketahui karena tidak ada laporan resmi maupun saksi yang datang ke polisi.
"Kami belum tahu juga pontonnya punya siapa, karena warga tidak melaporkan ke kami," sebutnya.
Menyusul insiden tersebut, Polsek Sangasanga mengimbau warga segera melapor jika mengalami atau menyaksikan kejadian berbahaya di perairan agar bisa ditindaklanjuti secara cepat.
