Begini Pemandangan di Kalimantan Saat Berselimut Kabut Asap

Begini Pemandangan di Kalimantan Saat Berselimut Kabut Asap

Tim detikKalimantan - detikKalimantan
Rabu, 26 Agu 2026 15:21 WIB

Balikpapan - Kabut asap menyelimuti sejumlah wilayah di Kalimantan, membuat pemandangan berubah berkabut dan jarak pandang terbatas. Seperti apa kondisinya?

Kabut asap di sekitar area Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru.

Pada pertengahan bulan Agustus, kabut asap terlihat di sekitar area Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin di Banjarbaru. Akibatnya 12 penerbangan sempat tertunda. (Khairun Nisa/detikKalimantan)

Kabut asap karhutla di Jalan Trikora, depan Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, Jumat (21/8/2026).

Kabut asap karhutla di Jalan Trikora, depan Balai Besar Pendidikan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarmasin, Jumat (21/8/2026). Hari itu, karhutla juga terjadi di kawasan belakang Brispak dekat bandara, wilayah Pengayuan, Kompleks Geria Ulin Permai di Jalan Kenari Ujung, hingga kawasan Trikora di BBPPKS. (Khairun Nisa/detikKalimantan)

ScreenshotLangit di Kalbar Wilayah Terdampak Karhutla

Kabut asap juga menyelimuti Pontianak, Kalimantan Barat. Foto ini diambil pada Sabtu (22/8/2026) saat Presiden Prabowo melakukan kunjungan ke wilayah Desa Limbung, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Langit tampak putih gelap diselimuti kabut.

Sungai Raya menjadi salah satu wilayah yang terdapat titik api Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di provinsi Kalimantan Barat. Asap atau kabut tipis juga menyelimuti area sehingga jarak pandang menjadi terbatas. (Eva/detikcom)

Potret Warga Kobar Antre BBM di Tengah Tebalnya Kabut Asap Dampak Karhutla. (Sigit Pamungkas)

Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dirasakan warga di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Antrean BBM terlihat di SPBU Sungai Rangit, Kobar, Sabtu (22/8/2026).Asap tebal menyelimuti kawasan sekitar SPBU, membuat jarak pandang berkurang dan kondisi udara terasa tidak nyaman bagi warga yang berada di lokasi. (Sigit Pamungkas)

Kualitas udara Kota Tarakan di angka 72, menurun ke kategori sedang akibat kabut asap karhutla.

Kualitas udara Kota Tarakan, Kalimantan Utara juga sempat menurun di angka 72, menurun ke kategori sedang akibat kabut asap karhutla per Jumat (21/8/2026). Kabut asap tak berhenti menyelimuti Jalan Amal Lama, Tarakan Timur. Diduga karhutla hanya dipicu oleh aktivitas pembakaran lahan oleh manusia, namun juga dipicu keberadaan deposit batubara aktif di bawah permukaan tanah.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Tarakan, Chaizir Zain, menjelaskan bahwa potensi batubara aktif ini banyak tersebar di kawasan Tarakan Timur, khususnya di area semak belukar sekitar Universitas Borneo Tarakan (UBT) hingga sepanjang jalur menuju Pantai Amal. (Oktavian Balang/detikKalimantan)

Begini Pemandangan di Kalimantan Saat Berselimut Kabut Asap
Begini Pemandangan di Kalimantan Saat Berselimut Kabut Asap
Begini Pemandangan di Kalimantan Saat Berselimut Kabut Asap
Begini Pemandangan di Kalimantan Saat Berselimut Kabut Asap
Begini Pemandangan di Kalimantan Saat Berselimut Kabut Asap

Koleksi Pilihan

Kumpulan artikel pilihan oleh redaksi detikkalimantan

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads