Di balik popularitas maraton yang saat ini digemari berbagai kalangan, ternyata maraton memiliki sejarah panjang lebih dari 2.500 tahun lalu. Perjalanan maraton pun punya banyak fakta menarik untuk dibahas.
Maraton merupakan salah satu cabang olahraga lari paling bergengsi di dunia. Setiap tahun, jutaan pelari dari berbagai negara mengikuti ajang marathon, mulai dari tingkat lokal hingga kompetisi internasional seperti Boston Marathon, London Marathon, dan New York City Marathon.
Taukah detikers sebenarnya bagaimana maraton pertama kali dilakukan? Di negara mana? Dan siapa yang melakukannya pertama kali? Ternyata, maraton memiliki sejarah panjang yang berakar pada kisah peperangan di Yunani kuno lebih dari 2.500 tahun lalu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejarah marathon tidak bisa terlepas dari sebuah peristiwa dalam sejarah Yunani, yakni Battle of Marathon yang terjadi pada tahun 490 SM. Saat itu, pasukan Yunani berhasil mengalahkan tentara Persia di dataran Marathon yang jaraknya sekitar 40 kilometer dari kota Athena.
Konon, seorang prajurit sekaligus pembawa pesan bernama Pheidippides diperintahkan berlari dari Marathon menuju Athena untuk menyampaikan kabar kemenangan. Setelah menempuh perjalanan panjang tanpa henti, Pheidippides tiba di Athena dan mengucapkan satu kalimat yang artinya kami menang.
Naas, tidak lama setelah menyampaikan pesan tersebut, ia dikisahkan meninggal karena kelelahan. Meskipun para sejarawan sampai saat ini masih memperdebatkan akurasi kisah tersebut, legenda inilah yang menjadi akar lahirnya lomba maraton.
Kisah Pheidippides di Catatan Sejarah Lainnya
Selain legenda yang dipercaya tadi, catatan sejarah yang ditulis oleh sejarawan Yunani kuno Herodotus justru menceritakan perjalanan berbeda. Dalam catatan Herodotus, Pheidippides disebut berlari dari Athena menuju Sparta untuk meminta bantuan militer menghadapi Persia. Jarak yang ditempuh mencapai sekitar 240 kilometer dan diselesaikan hanya dalam waktu dua hari.
Kisah lari dari Marathon ke Athena baru muncul beberapa abad kemudian dalam tulisan sejarawan lain seperti Plutarch dan Lucian. Walaupun detail sejarahnya masih dipertanyakan keasliannya, tapi legenda tersebutlah yang menjadi awal mula maraton dilakukan dan menjadi kategori loma di Olimpiade.
Masuknya Maraton di Olimpiade
Pada akhir abad ke-19, seorang filolog Prancis bernama Michel Breal mengusulkan agar kisah Pheidippides diabadikan melalui lomba lari di Olimpiade. Usulan tersebut diterima oleh Pierre de Coubertin yang saat itu tengah mempersiapkan Olimpiade pertama yang kita kenal sekarang.
Akhirnya, marathon resmi dipertandingkan dalam 1896 Summer Olympics di Athena, Yunani. Perlombaan pertama ini menempuh jarak sekitar 40 kilometer dari Marathon menuju Athena, mengikuti rute legenda Pheidippides.
Pemenangnya adalah seorang kuli pikul air asal Yunani bernama Spyridon Louis yang mencatat waktu sekitar 2 jam 58 menit. Kemenangan ini membuat Louis diangkat menjadi pahlawan nasional Yunani.
Ilustrasi event lari maraton. Foto: dok. istimewa |
Asal-Usul Kenapa Jarak Marathon 42,195 Kilometer
Mungkin detikers mengira jika jarak maraton dari awal diciptakan sejauh 42,195 kilometer. Faktanya, panjang lintasan marathon sempat berubah-ubah selama beberapa dekade.
Pada Olimpiade 1896 jaraknya sekitar 40 kilometer. Beberapa ajang Olimpiade berikutnya juga menggunakan jarak yang berbeda, mulai dari 40 km hingga 41,8 km. Standar jarak maraton baru muncul pada 1908 Summer Olympics.
Saat itu keluarga kerajaan Inggris menginginkan perlombaan dimulai dari halaman Windsor Castle agar anak-anak kerajaan dapat menyaksikan start perlombaan, dan berakhir tepat di depan tribun kerajaan di stadion. Perubahan rute tersebut kemudian menghasilkan jarak 26 mil 385 yard atau setara 42,195 kilometer. Jarak itu kemudian diadopsi secara resmi oleh World Athletics pada tahun 1921 dan digunakan hingga saat ini.
Rekor Maraton Dunia
Seiring perkembangan berbagai cabang olahraga, maraton pun ikut berkembang dengan banyak peminat di seluruh dunia, termasuk Indonesia. Saat ini hampir setiap kota besar di dunia memiliki ajang marathon tahunan yang diikuti ribuan hingga puluhan ribu peserta, beberapa di antaranya ada Boston Marathon, Tokyo Marathon, dan Sidney Marathon.
Di kategori putra, rekor dunia saat ini dipegang oleh Kelvin Kiptum dengan waktu 2 jam 00 menit 35 detik yang dicetak pada tahun 2023 di Chicago Marathon. Sementara rekor dunia putri dipegang oleh Ruth Chepngetich yang mencatat waktu 2 jam 9 menit 56 detik.
Sejarah Marathon di Indonesia
Di Indonesia, maraton mulai berkembang pesat pada tahun 1980-an. Salah satu ajang lari tertua di Indonesia adalah Borobudur Marathon atau yang dulu pertama kali dikenal dengan Bob Hasan 10K.
Pertama kali digelar pada 1990, awalnya Borobudur Marathon hanya melombakan kategori 10K, tetapi kemudian berkembang dan pada tahun 2015 diselenggarakan kategori half maraton (21K) dan di tahun 2016 pertama kalinya full marathon (42K) dilombakan. Selain itu, berbagai kota besar juga memiliki lomba marathon tahunan, antara lain BTN Jakarta International Marathon, Bali Marathon, dan Mandiri Jogja Marathon.
Sumber:
1. History of the Marathon, Association of International Marathons and Distance Races.
2. The miles-long history of the marathon, Britannica.
Simak Video "Video: Melihat Keseruan Lomba Lari Maraton Bareng Anjing di Bolivia"
[Gambas:Video 20detik] (des/des)

