AHY Matangkan Perhitungan Pengembangan Kereta Api di Kaltim

Kalimantan Timur

AHY Matangkan Perhitungan Pengembangan Kereta Api di Kaltim

Ary Nindita Intan RS - detikKalimantan
Kamis, 08 Okt 2026 18:59 WIB
AHY menghadiri Sidang Terbuka Dies Natalis ke-12 Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Balikpapan, Kalimantan Timur.
AHY menghadiri Sidang Terbuka Dies Natalis ke-12 Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Balikpapan, Kalimantan Timur. Foto: Ary Nindita Intan RS/detikKalimantan
Balikpapan -

Pengembangan moda transportasi kereta api di Kalimantan Timur kembali mencuat. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengatakan saat ini pemerintah masih melakukan perhitungan secara matang.

AHY memastikan pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan (Kemenhub) dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) mempertimbangkan rencana tersebut.

"Karena pengembangan kereta api ini memang membutuhkan perhitungan yang benar-benar detail," ujarnya saat menghadiri Sidang Terbuka Dies Natalis ke-12 Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Balikpapan, Kalimantan Timur, Kamis (8/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

AHY menekankan rencana pengembangan kereta api ini memerlukan perhitungan teknis yang sangat detail. Pemerintah akan menggodok dari sisi tata ruang, kebutuhan anggaran, hingga skema investasi.

"Kita mematangkan segala perhitungan. Karena ini berkaitan dengan tata ruang, kapasitas fiskal, investasi yang harus juga sustainable, dan juga membutuhkan anggaran yang besar," tandasnya.

Menurutnya, keberadaan kereta api di Kalimantan dapat mendukung konektivitas antar wilayah. Ia mendorong keberadaan kereta api untuk meningkatkan produktivitas daerah.

"Wilayah Kalimantan Timur ini luas sekali, sehingga sarana transportasi ini nantinya menjangkau berbagai daerah," ucapnya.

"Perlu moda transportasi yang tangguh untuk menjangkau berbagai kawasan hingga menghubungkan pasar domestik maupun ekspor," tuturnya.

Moda transportasi kereta api nantinya juga dapat mendukung proses pengangkutan logistik daerah. Terlebih, Kalimantan Timur memiliki komoditas unggulan seperti batu bara dan minyak kelapa sawit (Crude Palm Oil/CPO).

"Komoditas di Kalimantan, khususnya Kalimantan Timur, sangat melimpah dari batu bara hingga CPO. Di sinilah pentingnya peningkatan kapasitas transportasi melalui kereta," kata AHY.

Di sisi lain, AHY mengaku telah berdiskusi masif dengan Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas'ud mengenai keseimbangan antara pembangunan proyek strategis dan kemampuan fiskal daerah. Langkah ini untuk menyelaraskan perencanaan infrastruktur dan Sumber Daya Manusia(SDM) di Kaltim.

"Pusat dan daerah harus benar-benar duduk bersama menyimpulkan segala sesuatunya. Karena kebutuhan fiskal tiap daerah juga besar dan beragam," ulasnya.

AHY menyebut pemerintah daerah juga membutuhkan ruang fiskal yang memadai untuk menangani infrastruktur dasar. Salah satunya pemeliharaan jalan dan jembatan rusak, serta pembiayaan sektor pelayanan publik lainnya.

"Daerah membutuhkan ruang fiskal yang memadai untuk pemeliharaan infrastruktur dasar hingga pembangunan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan kesehatan," katanya.

Pengembangan SDM dan Peran ITK sebagai Center of Excellence

Menko AHY menggarisbawahi pentingnya pembangunan infrastruktur dalam penguatan SDM. Untuk itu, kekayaan sumber daya alam di Kaltim harus didukung oleh SDM yang berkualitas.

"Kekayaan sumber daya alam Kaltim yang melimpah harus dikelola oleh SDM yang unggul, kompeten, dan berintegritas," imbuhnya.

AHY berharap ITK yang didirikan oleh Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada tahun 2014 dapat terus berkembang. Ia menaruh harapan ITK dapat mencetak Center of Excellence di bidang sains, teknologi, rekayasa, dan matematika (STEM).

"Pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, dan transportasi nantinya akan menciptakan peluang ekonomi baru, namun pada akhirnya semua itu harus ditopang oleh kualitas SDM yang mumpuni," pungkasnya.

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Menikmati Malam yang Hidup di Kawasan Tepian, Kalimantan Timur"
[Gambas:Video 20detik] (bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads