Mengenal Kapal RORO dan Kapal Ferry, serta Perbedaannya

Mengenal Kapal RORO dan Kapal Ferry, serta Perbedaannya

Bayu Ardi Isnanto - detikKalimantan
Kamis, 17 Sep 2026 16:00 WIB
Kapal Roro tengah bersandar di pelabuhan Telaga Punggur, Batam, Kepri. (Alamudin Hamapu/detikSumut)
Foto: Kapal Roro tengah bersandar di pelabuhan Telaga Punggur, Batam, Kepri. (Alamudin Hamapu/detikSumut)
Balikpapan -

Dalam dunia pelayaran, terdapat berbagai jenis transportasi laut, di antaranya adalah kapal RORO dan kapal ferry. Dua armada ini sangat penting dalam mendukung sistem transportasi laut, mobilitas penumpang, maupun arus logistik, khususnya di negara kepulauan seperti Indonesia.

Kerap kali, kedua jenis kapal ini dianggap sama oleh masyarakat awam, padahal secara karakteristik, operasional, dan fungsi utamanya, kedua kapal ini sangat berbeda. Simak penjelasan di bawah ini untuk mengenal apa itu kapal RORO dan kapal feri, beserta perbedaannya.

Apa Itu Kapal RORO?

Berdasarkan situs Wallenius Wilhelmsen dan PGN LNG Indonesia, RORO adalah singkatan dari Roll-On Roll-Off. Istilah ini mendeskripsikan cara produk atau muatan dimuat (roll-on) dan diturunkan (roll-off) dari kapal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kapal khusus ini dirancang secara efisien dengan spesifikasi sebagai berikut:

1. Sistem Bongkar Muat Mandiri

Kendaraan bermotor seperti mobil, traktor, truk, atau bus dapat masuk dan keluar kapal menggunakan rodanya sendiri melalui sebuah ramp (pintu khusus pelandaian) yang terhubung ke dermaga. Muatan tidak perlu diangkat menggunakan derek (crane), sehingga proses bongkar muat menjadi jauh lebih efisien, meminimalisir tenaga manual, dan tidak bergantung pada kondisi cuaca.

2. Kapasitas Ekstra Besar

Ramp pada kapal RORO memiliki kapasitas angkut yang sangat besar, hingga mencapai 500 ton. Kapal ini didesain layaknya gedung parkir bertingkat yang memiliki hingga 13 dek yang terhubung oleh ramp yang bisa diangkat.

3. Kekuatan Dek Spesial

Kapal ini dikonstruksi secara kokoh. Dek khusus kargo berat atau "high and heavy" miliknya mampu menahan tekanan hingga 10 ton per meter persegi, sehingga sangat cocok membawa logistik dan kargo kelas berat.

Mengenal Kapal Ferry dan Jenisnya

Dikutip dari situs Marine Insight, kapal ferry adalah jenis armada penyeberangan yang sangat umum ditemukan di wilayah-wilayah yang menggunakan perairan sebagai moda transportasi utamanya. Kapal ini digunakan tidak hanya untuk menyeberangkan penumpang dari satu bibir pantai ke pantai lain, tetapi juga untuk membawa kargo.

Berikut adalah beberapa jenis kapal ferry dengan fitur penamaannya masing-masing:

1. Catamarans

Jenis kapal ferry yang sangat populer sebagai perahu penumpang. Keunggulan utamanya ada pada kecepatan, sehingga sangat disukai oleh berbagai kalangan masyarakat, baik tua maupun muda.

2. Channel Ferries

Diperkenalkan pertama kali pada awal abad ke-19, kapal ini secara rutin digunakan untuk mengarungi perairan Selat Inggris (English Channel) yang terkenal berbahaya. Ukurannya lebih kecil namun lebih cepat, menjadikannya andalan transportasi antarnegara di kawasan Eropa.

3. Car Ferries

Sesuai namanya, ini adalah jenis ferry kargo yang membantu membawa mobil, kereta rel, maupun kendaraan bermotor lainnya. Di beberapa lokasi (seperti di Inggris), kapal ini juga mulai menggunakan penyesuaian landasan yang bisa dilepas-pasang layaknya ramp Roll-On/Roll-Off.

4. Double-Ended Ferries

Kapal ferry unik yang desain bagian depannya (haluan) dan belakangnya (buritan) dapat berganti peran secara otomatis. Artinya, kapal tidak perlu bermanuver memutar badan untuk melakukan perjalanan pulang atau kembali ke pelabuhan awal.

Perbedaan Kapal RORO dan Kapal Ferry

Merujuk pada laman PGN LNG Indonesia dan SELOG Astra, berikut sejumlah perbedaan antara kedua kapal tersebut:

  • Fungsi dan Prioritas Utama: Kapal RORO diprioritaskan untuk mengangkut kendaraan bermotor ukuran besar dan logistik, dengan penumpang sebagai prioritas kedua. Sebaliknya, kapal ferry adalah kapal penumpang yang prioritas utamanya mengangkut orang, sementara kapasitas kendaraannya sangat terbatas.
  • Rute Operasional: Kapal RORO dirancang untuk melayani rute perjalanan laut jarak jauh, bahkan seringkali antarnegara/internasional. Di sisi lain, kapal ferry umumnya beroperasi di rute perairan yang relatif pendek hingga menengah, seperti antar-pulau kecil atau kawasan pesisir.
  • Desain dan Fasilitas Kapal: Karena fokus pada logistik, kapal RORO didesain dengan dek parkir kendaraan yang luas dengan fasilitas untuk penumpang yang cenderung minimalis. Sebaliknya, desain kapal ferry lebih mengutamakan kenyamanan penumpang, sehingga fasilitasnya jauh lebih lengkap, mencakup kursi penumpang yang nyaman, kantin, area bersantai, hingga toilet.
  • Efisiensi Waktu: Proses bongkar muat RORO sangat cepat karena kendaraan dapat langsung melaju (roll-on/roll-off). Sementara pada kapal ferry, waktu penanganan (handling) bisa memakan waktu yang lebih lama, terutama jika ada barang yang harus dibongkar secara manual.

Contoh Penggunaan

Contoh konkret penggunaan dari kedua kapal ini di wilayah kepulauan Indonesia adalah sebagai berikut:

Penggunaan Kapal RORO

Rute penyeberangan padat seperti dari Pelabuhan Merak (Banten) menuju Pelabuhan Bakauheni (Lampung) sangat bergantung pada kapal RORO untuk mengangkut bus, truk logistik, serta kendaraan pribadi para penumpang antar-pulau.

Kapal ini juga dimanfaatkan untuk logistik industri, misalnya memindahkan alat konstruksi maupun mesin berat dari satu pelabuhan ke pelabuhan yang lain. Contohnya seperti Kapal Virgo Transport 8, KM Egon, dan KMP Sebuku.

Penggunaan Kapal Ferry

Ferry sangat jamak dimanfaatkan untuk kebutuhan harian dan pariwisata jarak pendek. Contohnya, rute transportasi dari Pelabuhan Sanur ke Nusa Lembongan di Bali yang melayani para wisatawan.

Di wilayah seperti Kepulauan Seribu, armada ini vital karena digunakan tidak hanya untuk menyeberangkan penduduk, namun juga memasok barang-barang kebutuhan sehari-hari. Contohnya KM Kerapu dan Maruti Express.

Halaman 2 dari 2
(bai/aau)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads