Menhub Jajaki Peluang Kerja Sama Trans Kalimantan, China-Rusia Berminat

Menhub Jajaki Peluang Kerja Sama Trans Kalimantan, China-Rusia Berminat

Heri Purnomo - detikKalimantan
Jumat, 07 Agu 2026 11:00 WIB
Ilustrasi rel kereta api.
Ilustrasi rel kereta. Foto: Ilustrasi
Samarinda -

Pemerintah terus mematangkan rencana pembangunan jalur kereta api Trans Kalimantan. Menteria Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan pemerintah mulai menjajaki kerja sama dengan investor dari luar negeri, utamanya China dan Rusia.

Dilansir detikFinance, Dudy menyebut investor dari dua negara ini menyatakan minat untuk ikut membangun jalur kereta Trans Kalimantan. Pemerintah terus berkomunikasi dengan calon investor agar dapat segera terlibat dalam proyek pembangunan.

"Tapi sudah kita jajaki dengan dalam negeri maupun dengan luar negeri, di antaranya Cina dan Rusia sudah kita jajaki," ungkap Dudy di Jakarta, Kamis (6/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dudy menambahkan, pemerintah masih menunggu proposal resmi dari para investor yang telah berkomunikasi. Menurutnya, investor dan China dan Rusia masih dalam proses penghitungan kelayakan bisnis untuk pengajuan penawaran.

"Mereka pasti sedang mencoba untuk menghitung, kemudian nanti akan menyampaikan proposal ke kita," lanjutnya.

Penjajakan ini juga berjalan beriringan dengan pengembangan rel kereta Trans Sumatera. Dudy mengatakan, proyek yang akan lebih dulu dikerjakan antara Kalimantan dan Sumatera tergantung pada kesiapan investor.

"Tergantung investornya tentunya. Mana yang menurut mereka lebih apa, lebih feasible ya untuk mereka garap. Saya lihat sih sepertinya kalau Sumatera, KAI Logistik yang lebih berminat untuk pengembangannya," lanjutnya.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyampaikan soal target pembangunan jaringan kereta api di Sumatera dan Kalimantan. Prabowo meminta KAI dan Kemenhub untuk membangun jaringan kereta api di Pulau Kalimantan setelah Sumatera.

"Kita kasih dia tugas harus kasih yang berat, jangan kasih yang ringan-ringan, ya. Habis Trans Sumatera nanti Trans Kalimantan kalau bisa bersamaan kita mulai. Indonesia negara besar, Indonesia negara kuat, Indonesia negara makmur. Kita buktikan," kata Prabowo.

Baca selengkapnya di sini.



(des/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads