Apindo Ungkap Hanya 36% Pekerja Digaji di Atas UMP, Mayoritas di Sektor Ini

Apindo Ungkap Hanya 36% Pekerja Digaji di Atas UMP, Mayoritas di Sektor Ini

Heri Purnomo - detikKalimantan
Selasa, 14 Apr 2026 14:31 WIB
ilustrasi pekerja
Ilustrasi pekerja. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Jumlah pekerja di Indonesia yang menerima upah di atas upah minimum diperkirakan hanya sebanyak 36% dari seluruh pekerja. Hal ini diungkapkan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo). Umumnya mereka yang dibayar di atas upah minimum bekerja di industri berbasis sumber daya alam (SDA) dan sektor padat modal.

Dilansir detikFinance, Ketua Bidang Ketenagakerjaan Apindo Bob Azam menyampaikan data tersebut dalam Rapat Panitia Kerja (Panja) RUU Ketenagakerjaan dengan Komisi IX DPR, Senayan, Jakarta pada Selasa (14/6/2026). Ia menjelaskan bahwa persentase tesebut menunjukkan adanya ketidaksesuaian antara kebijakan upah minimum dan implementasinya di lapangan.

"Saat ini hanya sekitar 36 persen karyawan yang dibayar sesuai lebih baik dari upah minimum. Jadi jika upah minimum kelihatan tinggi, tetapi compliance-nya atau pemenuhannya itu jauh daripada yang diharapkan," jelas Bob.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Bob menambahkan bahwa persoalan ketenagakerjaan di Indonesia juga mencakup rendahnya jumlah pekerja yang memenuhi syarat untuk menerima pesangon jika nantinya mereka berhenti atau kehilangan pekerjaan.

"Kurang dari sepertiga pekerja yang eligible menerima pesangon," katanya.

Apindo pun berharap agar Rancangan Undang-Undang (RUU) Ketenagakerjaan yang baru nantinya dapat menghasilkan regulasi yang mampu menjawab berbagai persoalan mendasar di sektor ketenagakerjaan tersebut. Aturan baru ini juga diharapkan dapat menindaklanjuti amanat putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kita berharap bahwa undang-undang yang dihadirkan selain dalam rangka amanat ya untuk melanjutkan apa yang direkomendasikan MK, diharapkan juga dapat menyelesaikan soal-soal pendahuluan pekerjaan yang dari waktu-waktu semakin berat. Dan ini juga menyangkut generasi masa depan kita. Oleh karena itu, kita dari APIndo berusaha untuk proaktif," ujar Bob.

Baca selengkapnya di detikFinance.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 



Hide Ads