CEO Anthropic Peringatkan AI Bikin Guncangan Luar Biasa

Internasional

CEO Anthropic Peringatkan AI Bikin Guncangan Luar Biasa

Fino Yurio Kristo - detikKalimantan
Kamis, 29 Jan 2026 10:34 WIB
Lukisan AI yang dibuat oleh robot humanoid
Ilustrasi lukisan AI yang dibuat oleh robot humanoid. Foto: Istimewa
Balikpapan -

CEO Anthropic, Dario Amodei, kembali menyuarakan kekhawatiran serius mengenai dampak kecerdasan buatan (AI) terhadap dunia kerja. Pendiri perusahaan di balik chatbot Claude ini memprediksi bahwa disrupsi dari AI akan menciptakan guncangan luar biasa.

Sebelumnya, Amodei pernah memperkirakan bahwa teknologi ini berpotensi menghilangkan separuh dari seluruh pekerjaan kerah putih. Kemudian dalam esai terbarunya, Amodei berpendapat bahwa risiko AI tersebut belum ditangani dengan keseriusan yang memadai.

Selain itu, ia juga menyoroti bahaya lain seperti otonomi AI yang tidak terprediksi, potensi penyalahgunaan untuk senjata biologis, hingga risiko eksploitasi oleh negara tertentu untuk menciptakan kediktatoran global.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Amodei meragukan kesiapan sistem sosial, politik, dan teknologi manusia dalam memegang kekuasaan besar yang ditawarkan AI. Ia menilai masyarakat akan kesulitan untuk pulih dari dampak jangka pendek teknologi ini.

"Kemanusiaan akan segera diserahkan kekuasaan yang hampir tak terbayangkan dan sangat tidak jelas apakah sistem sosial, politik, dan teknologi kita memiliki kedewasaan untuk memegangnya," tulis Amodei.

Berbeda dengan revolusi teknologi di masa lalu yang hanya memengaruhi sebagian kemampuan manusia sehingga memungkinkan peralihan ke tugas baru, AI dinilai memiliki dampak yang jauh lebih luas dan terjadi dengan kecepatan yang jauh lebih tinggi.

"Teknologi baru sering membawa guncangan pada pasar tenaga kerja dan di masa lalu, manusia selalu bisa pulih darinya. Namun, saya khawatir hal itu terjadi karena guncangan sebelumnya hanya memengaruhi sebagian kecil dari seluruh kemampuan manusia, sehingga menyisakan ruang bagi manusia untuk merambah tugas-tugas baru," kata Amodei.

"AI akan memiliki dampak yang jauh lebih luas dan terjadi jauh lebih cepat, oleh karena itu saya khawatir akan jauh lebih menantang untuk membuat segalanya berjalan dengan baik," tambahnya yang dikutip detikINET dari CNBC.

Baca artikel selengkapnya di sini.




(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads