Indomaret di Jalan Iskandar, Kelurahan Madurejo, Kecamatan Arut Selatan, Pangkalan Bun, Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah (Kalteng) viral di media sosial karena bangunannya yang megah. Siapa pemiliknya?
Diketahui pemiliknya adalah pengusaha lokal yang di wilayah tersebut. Pemiliknya mendesain bangunan megah itu bukan cuma untuk swalayan, namun juga rumah hingga rooftop.
Jika dilihat dari depan, bangunan Indomaret itu terkesan megah dengan arsitektur tiangnya yang kokoh dan gagah, ditambah dengan ukiran berwarna kuning emas membuat bangunan terkesan mewah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski tampak hanya berlantai dua, bangunan ini sebenarnya memiliki empat lantai.
Dilihat dari keterangan di dekat lift, seperti dalam video yang beredar, lantai pertama adalah basement, kemudian lantai 2 untuk swalayan Indomaret.
Di lantai ke 3 ada rumah pribadi pemilik Indomaret tersebut. Jika pengunjung ingin ke coffee shop, bisa naik ke lantai 4 yang merupakan roof top.
Di lantai atap, pengunjung bisa duduk-duduk sambil menikmati pemandangan sekitar. Kerennya lagi, pengunjung tak perlu capek-capek naik tangga, disitu sudah tersedia lift mulai dari lantai 1 hingga 4.
Lurah Madurejo, Deni Januar mengatakan pemilik ruko Indomaret itu adalah Hargono. Deni menjelaskan Hargono dikenal sebagai tokoh masyarakat yang baik.
"Orangnya baik, beliau menjadi tokoh masyarakat disini. Beliau dikenal pebisnis juga. Ada juga bisnis kontraktor," ujarnya kepada detikKalimantan, Sabtu (24/1/2026).
Deni menerangkan Indomaret itu sudah dibuka sejak Desember 2025 lalu. Sedangkan bangunannya mulai dibangun sejak 2024 lalu.
"Bulan Desember lalu Grand Opening waktu momen Natal. Kalau bangunannya sudah dari 2024 lalu mulai dibangun," terangnya.
"Sebenernya nggak cuma Indomaret aja ruko yang dibuka, disamping ada 2 atau 3 ruko juga yang dibuka. Nah yang paling atas itu roof topnya, rencananya mau dibuka kafe juga sepertinya," pungkasnya.
Deni menjelaskan, meskipun kini Indomaret tersebut sedang viral. Ia memastikan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di daerah tersebut tetap terjaga dan kondusif.
Baca juga: Danau Asam, Si Hitam Rupawan dari Kobar |
Simak Video "Memasak Kuliner Tradisional Khas Palangkaraya Bersama Keturunan Dayak "
[Gambas:Video 20detik]
(bai/bai)
