Cara Lihat Hujan Meteor Taurid Selatan di Langit Malam Oktober-November

Cara Lihat Hujan Meteor Taurid Selatan di Langit Malam Oktober-November

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Sabtu, 10 Okt 2026 17:30 WIB
Meteor Taurid yang melintasi bumi. (dok Space.com)
Foto: Meteor Taurid yang melintasi bumi. (dok Space.com)
Balikpapan -

Langit malam bulan Oktober sampai November 2026 bakal ramai oleh hujan meteor Southern Taurids atau meteor Taurid Selatan. Tiap tahunnya fenomena langit ini banyak ditunggu karena meteor yang terlihat gerakannya relatif lambat dan tampak terang seperti bola-bola api.

Kabar baiknya, hujan meteor Taurid Selatan berpeluang teramati dari Indonesia. Bukan cuma satu atau dua malam, meteor Taurid Selatan sudah mulai aktif sejak 20 September hingga diperkirakan 20 November 2026, dua bulan berturut-turut!

Dikutip dari Live Science, hujan meteor Taurid Selatan diperkirakan mencapai puncaknya pada malam 13-14 Oktober dan kembali meningkat aktivitasnya pada 4-5 November 2026. Southern Taurids sendiri menghasilkan lima meteor per jamnya, tetapi bisa lebih sedikit tergantung lokasi pengamatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hujan meteor terjadi ketika Bumi melintasi jalur yang dipenuhi serpihan kecil dari benda langit, seperti komet contohnya. Serpihan tersebut memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan tinggi, memanas, dan menghasilkan kilatan cahaya yang terlihat dari permukaan Bumi.

Khusus Taurid Selatan, serpihan yang menghasilkan meteor ini berasal dari komet 2P/Encke. Saat Bumi melintasi aliran debu dan puing yang ditinggalkan komet Encke, sebagian material memasuki atmosfer dan bentuknya seperti garis cahaya.

Nama Taurid asalnya dari konstelasi Taurus. Salah satu keistimewaan Taurid Selatan adalah kecepatannya yang relatif lambat dibandingkan hujan meteor lainnya. Meteor Taurid Selatan memasuki atmosfer dengan kecepatan sekitar 27-30 kilometer per detik dan berpotensi menghasilkan fireball atau meteor yang lebih terang daripada meteor biasanya.

Instalasi meteor Taurid Selatan di rasi Taurus. (dok Starwalk Space)Instalasi meteor Taurid Selatan di rasi Taurus. (dok Starwalk Space)

Puncak Hujan Meteor Southern Taurid 2026

Meteor Taurid Selatan akan mencapai puncaknya di dua periode pengamatan. Puncak pertama diperkirakan terjadi pada malam 13-14 Oktober, sementara puncak berikutnya diperkirakan terjadi pada malam 4-5 November.

Menurut American Meteor Society (AMS), hujan meteor Taurid Selatan bisa terjadi sepanjang malam, tidak terkonsentrasi di satu malam saja. Bahkan hujan meteor juga bisa terjadi berminggu-minggu. Detikers masih punya peluang mengamati meteor ini di langit sebelum maupun setelah tanggal puncaknya.

Kabar baik lainnya, kondisi fase Bulan di sekitar pertengahan Oktober memasuki bulan baru. Cahaya bulan baru ini cukup terang sehingga tidak mengganggu pengamatan pada malam-malam berikutnya setelah puncak. Yang tetap perlu diperhatikan adalah awan dan polusi udara yang bisa mengurangi peluang melihat meteor.

Bisakah Hujan Meteor Taurid Selatan Terlihat dari Indonesia?

Jawabannya bisa. Hujan meteor Taurid Selatan bisa teramati dari Indonesia, meskipun jumlah meteor yang terlihat bergantung pada lokasi dan kondisi pengamatan. AMS menyebut bahwa pengamat di belahan Bumi selatan seperti Indonesia juga berpeluang melihat aktivitas Taurid.

Untuk pengamat di wilayah tropis, laju meteor yang terlihat memang diperkirakan lebih rendah. AMS juga memperkirakan untuk bulan Oktober 2026, jumlah meteor Taurid Selatan yang terlihat sekitar dua meteor per jam.

Dengan demikian, detikers yang ada di Indonesia tetap punya peluang menyaksikan meteor Taurid Selatan. Tetapi jangan berharap meteor akan muncul seperti hujan atau kembang api. Untuk wilayah Indonesia, detikers bisa mengamati saat malam dan dini hari, selama cuaca mendukung.

Tips Melihat Hujan Meteor Taurid Selatan

Berikut beberapa tips bisa melihat hujan meteor taurid selatan tanpa menggunakan peralatan khusus.

1. Pilih Lokasi yang Gelap

Jauhi kawasan yang banyak lampu atau penerang lainnya. Sangat disarankan untuk pergi ke area terbuka dan agak menjauhi pusat kota supaya pandangan langit lebih luas. Semakin sedikit polusi cahaya, semakin mudah juga melihat meteor yang bersinar.

2. Periksa Cuaca Sebelum Berangkat

Hal paling penting untuk mengamati meteor adalah cuaca. Pastikan cuaca saat itu bagus, aman dari awan tebal dan polusi udara. Walaupun hujan meteor sedang di puncaknya, semua itu tidak akan terlihat jika ada awan tebal dan polusi di langit.

3. Amati Langit dengan Mata Telanjang

Detikers tidak perlu menggunakan teleskop atau teropong untuk melihat hujan meteor Taurid Selatan. Mata telanjang justru lebih ampuh melihat langit yang lebih luas, menangkap meteor pun jadi lebih memungkinkan. Selain itu, jangan terlalu sering menatap lampu atau layar HP karena mata perlu beradaptasi dengan kegelapan agar lebih peka cahaya.

4. Berbaring dan Bersabar

Jangan lupa bawa alas atau kursi lipat dan duduklah dengan rileks. Jangan hanya menatap satu titik karena meteor Taurid bisa berasal dari mana saja. Karena intensitasnya tidak terlalu tinggi, detikers perlu bersabar memandangi langit. Semakin lama pengamatan, semakin besar juga kesempatan melihat meteor melintas.

Demikian informasi seputar meteor Taurid Selatan (Southern Taurids) lengkap dengan cara mengamatinya. Jangan lupa abadikan momen sekali dalam setahun ini, detikers!

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Video: Nggak Cuma Geminid, Ada Hujan Meteor Ursid di Akhir 2024"
[Gambas:Video 20detik] (bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads