Empat ekor ular ditemukan masuk ke lingkungan warga di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah. Dua ular sanca ditemukan di dalam kandang ayam, sementara dua ekor kobra berada di dalam sumur.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kobar Dwi Agus Suhartono mengatakan kemunculan dua ular dalam satu lokasi bisa saja berkaitan dengan aktivitas ular mencari pasangan. Namun, hal tersebut tidak dapat dipastikan tanpa melihat kondisi ular dan lingkungan secara langsung.
"Kalau ditemukan dua ekor seperti ini, bisa saja sedang mencari pasangan. Tetapi untuk pastinya tetap melihat kondisi di lapangan," kata Dwi Agus Suhartono, Selasa (6/10/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Salah satu kejadian berlangsung di Jalan Padat Karya, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan. Petugas menerima laporan warga pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 02.35 WIB melalui WhatsApp terkait keberadaan ular di rumah.
Regu I Damkar Kobar langsung bergerak ke lokasi. Petugas tiba sekitar pukul 02.42 WIB dan mendapati dua ekor ular sanca berada di dalam kandang ayam.
"Petugas kemudian melakukan evakuasi menggunakan peralatan penyelamatan. Dua ular tersebut berhasil dievakuasi dalam waktu sekitar 10 menit," katanya.
Sementara itu, dua ekor ular kobra ditemukan berada di dalam sumur warga di Desa Margamulya, Kecamatan Pangkalan Banteng. Kedalaman sumur tersebut diperkirakan mencapai 5-6 meter.
Laporan kejadian diterima Damkar pada Senin (5/10/2026) sekitar pukul 15.00 WIB. Regu I kemudian mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi terhadap dua ular berbisa tersebut.
"Proses evakuasi berlangsung sekitar 30 menit. Petugas berhasil mengeluarkan kedua kobra dari dalam sumur tanpa menimbulkan korban jiwa maupun luka," ujarnya.
Dwi mengatakan keberadaan ular di sekitar permukiman perlu diwaspadai, terutama jika warga menemukan jenis ular yang tidak diketahui atau berpotensi berbisa.
Dia meminta warga tidak sembarangan menangkap ular karena tindakan tersebut dapat membahayakan diri sendiri. Warga disarankan segera menghubungi petugas apabila menemukan ular di lokasi yang sulit ditangani.
"Kalau tidak yakin bisa menangani, jangan dipaksakan. Segera laporkan kepada petugas agar bisa ditangani dengan peralatan yang sesuai," ujarnya.
Damkar Kobar menyebut evakuasi ular merupakan bagian dari layanan penyelamatan nonkebakaran. Petugas siap melakukan penanganan ketika keberadaan satwa tersebut dinilai membahayakan atau menyulitkan warga.
