Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan membuat banyak satwa jadi korban. Salah satunya ular, reptil berbisa ini pun dapat mencari perlindungan ke tempat yang kering dan sejuk saat habitatnya terancam.
Ditambah lagi dengan peralihan musim saat hujan deras datang, air menggenangi sarangnya di dalam tanah. Ular akan mencari tempat yang lebih kering namun tidak panas, seperti area pemukiman.
Keberadaan ular di sekitar rumah tentu dapat membuat penghuni waswas. Ular bisa muncul karena berbagai alasan, mulai dari mencari makanan, tempat berlindung, hingga menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan.
Selama ini, sebagian masyarakat mungkin masih percaya bahwa menaburkan garam di sekitar rumah dapat mencegah ular datang. Namun, anggapan tersebut tidak terbukti efektif. Lantas, apa saja langkah yang bisa dilakukan agar rumah tidak mudah didatangi ular?
Cara Mencegah Ular Masuk ke dalam Rumah
Banyak orang masih mempercayai cara menabur garam di sekitar tempat tinggal adalah cara ampuh mengusir ular. Namun nyatanya cara itu adalah mitos kegiatan Pramuka yang sudah lama tidak dipakai lagi. Hal itu juga dijelaskan dalam buku Kesadaran Ekologis dalam Sastra Indonesia oleh Venus Khasanah dkk.
Dirangkum dari laman Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Cirebon dan media sosial Panji Petualang, berikut cara terbaik mencegah ular masuk ke dalam rumah:
1. Bereskan Tumpukan Barang
Ular menyukai tempat yang dapat digunakan untuk bersembunyi. Tumpukan kayu bakar, sisa material bangunan, batu bata, hingga bebatuan dapat menjadi lokasi persembunyian yang ideal bagi ular.
Karena itu, segera rapikan tumpukan tersebut dan letakkan jauh dari area rumah jika tidak sedang digunakan. Langkah ini dapat membantu mengurangi tempat persembunyian yang berpotensi menarik ular.
2. Pangkas Rumput
Lingkungan yang rimbun, gelap, dan kurang terawat dapat menjadi tempat yang nyaman bagi ular untuk bersembunyi. Jika rumput di sekitar rumah sudah tumbuh terlalu lebat, segera pangkas agar area menjadi lebih terbuka.
"Biasanya ular mencari tempat berlindung saat habitat aslinya tergenang air. Karena itu, penting bagi warga untuk menjaga kebersihan rumah ,membersihkan semak atau puing-puing (apabila ada) dipekarangan rumah dan menutup akses yang bisa dimasuki ular," ujar Kepala Seksie Kesiapsiagaan, Operasi dan Penyelamatan Kebakaran, Nurjaman, dikutip dari laman Damkar Cirebon.
3. Bersihkan Area Rumah dari Tikus
Ular masuk ke permukiman karena mengikuti bau mangsanya, yaitu tikus. Menjaga rumah bebas dari tikus efektif memutus daya tarik ular.
Jangan sampai ada bau busuk dari sampah misalnya, yang menjadi sumber makanan tikus atau hewan lain yang merupakan mangsa ular. Bersihkan gudang, teras, taman, dan sudut-sudut rumah secara rutin.
Lingkungan yang bersih dapat membantu mengurangi kemungkinan ular mendekati rumah.
(aau/aau)