Misteri hilangnya dua warga Desa Luwe Hulu, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah hingga kini belum terungkap. Bibin (23) dan Siti (20) diduga hilang setelah pergi memancing di kawasan Km 35 PT WIKI, Kecamatan Lahei sejak Kamis (24/9) malam.
Memasuki hari keempat pencarian, pada Senin (28/9/2026) tim SAR gabungan kembali menyisir kawasan hutan dan danau yang diduga menjadi lokasi terakhir kedua warga tersebut beraktivitas.
Kepala Bidang Damkar Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Barito Utara Tri Indra Hartono mengatakan, pencarian dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari Pemerintah Desa Luwe Hulu terkait dua warganya yang belum kembali.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pencarian hari keempat dilakukan dengan melibatkan unsur gabungan bersama masyarakat dan keluarga korban," kata Tri Indra Hartono, Senin malam.
Penyisiran dilanjutkan dari lokasi ditemukannya sepeda motor milik korban. Dari titik tersebut, petugas bersama warga bergerak menuju kawasan danau yang diduga menjadi lokasi aktivitas terakhir Bibin dan Siti.
Sebelumnya, warga juga menemukan sebuah jaket yang diduga milik Siti. Temuan tersebut kemudian menjadi salah satu titik yang diperiksa tim untuk mencari petunjuk keberadaan kedua korban.
"Penyisiran dilakukan dengan membagi petugas dan warga menjadi dua kelompok. Masing-masing kelompok bergerak ke arah berbeda melalui jalan yang berada di sekitar kawasan danau," ujarnya.
Di tengah pencarian, warga juga menemukan seekor ular berukuran sangat besar yang diperkirakan memiliki panjang sekitar 10 meter. Ular tersebut kemudian dieksekusi warga. Namun, setelah diperiksa, tidak ditemukan sesuatu yang berkaitan dengan keberadaan kedua korban.
"Pencarian akhirnya dihentikan setelah kondisi mulai gelap. Selain mempertimbangkan situasi di lapangan, penghentian juga dilakukan berdasarkan kesepakatan keluarga yang selanjutnya akan melaksanakan ritual balian," katanya.
Hingga pencarian hari keempat berakhir, keberadaan Bibin dan Siti masih belum diketahui. Tim gabungan berencana melanjutkan upaya pencarian sesuai perkembangan di lapangan.
Dalam operasi tersebut, tim melibatkan Disdamkarmat Barito Utara, MPA Desa Luwe, Babinsa, Polsek Lahei, perangkat Desa Luwe Hulu, masyarakat, serta keluarga korban. Petugas menggunakan satu unit mobil personel dan lima buah parang untuk mendukung proses penyisiran di medan hutan dan sekitar danau.
