2 Jasad Ditemukan Lagi di Medan Sulit Pesisir Seruyan, Total 9 Jenazah

Kalimantan Tengah

2 Jasad Ditemukan Lagi di Medan Sulit Pesisir Seruyan, Total 9 Jenazah

Sigit Pamungkas - detikKalimantan
Minggu, 27 Sep 2026 16:31 WIB
Proses evakuasi jenazah diduga korban KM Virgo Transport 8 di pesisir Seruyan, Kalteng. (dok Basarnas)
Foto: Proses evakuasi jenazah diduga korban KM Virgo Transport 8 di pesisir Seruyan, Kalteng. (dok Basarnas)
Seruyan -

Pencarian korban yang diduga berkaitan dengan kecelakaan KM Virgo Transport 8 di perairan Seruyan, Kalimantan Tengah kembali membuahkan hasil. Dua jasad ditemukan warga di kawasan pesisir Sungai Rambai, Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir.

Dengan tambahan dua temuan tersebut, total sembilan jasad telah ditemukan dan dievakuasi dari wilayah pesisir Seruyan dan sekitarnya. Sembilan jasad itu ditemukan dalam periode 21-26 September 2026.

Informasi penemuan dua jasad itu diterima Tim SAR Gabungan pada Sabtu (26/9) sekitar pukul 06.30 WIB. Tim langsung bergerak menuju lokasi dan tiba di kawasan Sungai Rambai sekitar pukul 09.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Warga setempat menyebut kedua jasad sebenarnya telah ditemukan sejak Jumat (25/9). Namun, proses evakuasi tidak bisa langsung dilakukan karena lokasi berada di kawasan dengan akses terbatas, medan yang sulit, serta tidak tersedia jaringan komunikasi.

Sebelum Tim SAR tiba, masyarakat lebih dulu memasukkan kedua jasad ke dalam kantong jenazah. Evakuasi kemudian dilanjutkan bersama petugas dan warga sekitar pukul 11.00 WIB menuju kawasan Sendurian, Desa Sungai Perlu.

Proses evakuasi berlangsung cukup berat. Kendaraan roda empat tidak dapat menjangkau lokasi sehingga kedua jasad harus dipindahkan menggunakan kendaraan roda dua dengan bantuan masyarakat.

Sekitar pukul 15.00 WIB, evakuasi akhirnya mencapai Sendurian. Kedua jasad kemudian dipindahkan ke kendaraan operasional Basarnas untuk selanjutnya dibawa menuju RS Bhayangkara Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Di rumah sakit tersebut, jasad akan menjalani pemeriksaan serta proses identifikasi untuk memastikan identitas masing-masing korban.

Kasat Polairud Polres Seruyan AKP Djoko Poernomo mengatakan kondisi medan menjadi salah satu tantangan dalam proses evakuasi. Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat membantu petugas dalam membawa jasad keluar dari lokasi yang sulit dijangkau.

"Proses evakuasi dilakukan secara bersama-sama dengan memperhatikan kondisi medan dan keselamatan personel. Bantuan masyarakat di lokasi juga sangat berarti dalam membantu proses pemindahan kedua jenazah hingga dapat dibawa menuju titik yang bisa dijangkau kendaraan operasional," ujarnya, Minggu (27/9).

Hingga kini, sembilan jasad telah ditemukan dari kawasan pesisir Seruyan dan sekitarnya. Namun, seluruh temuan masih menjalani proses identifikasi resmi.

Pihak berwenang belum memastikan seluruh jasad tersebut merupakan korban kecelakaan KM Virgo Transport 8. Kepastian mengenai identitas dan keterkaitannya dengan kapal tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.



(bai/bai)

Koleksi Pilihan

Kumpulan artikel pilihan oleh redaksi detikkalimantan

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads