Pencarian korban hilang KM Virgo Transport 8 di laut Jawa terus dilakukan. Namun, operasi under water yang menjadi salah satu opsi pencarian terus tidak bisa dieksekusi. Hal ini membuat Basarnas mencari opsi lain untuk proses evakuasi 129 korban lainnya yang masih dinyatakan hilang.
Kepala Basarnas RI Mohammad Syafii mengatakan bahwa opsi lain untuk pencarian korban hanya dengan Self-Righting Kit atau membalik kapal seperti semula. Namun, ia menyebut proses ini akan memakan waktu yang tidak sebentar.
"Kemarin disampaikan tim ahli yang memiliki pengalaman andai semua lancar, proses self kit ini akan memakan waktu kira-kira 24 jam," ujar Syafii, Rabu (16/9/2026).
Namun, apabila ada kesulitan dalam pelaksanaan operasi Self Kit, maka tidak menutup kemungkinan akan memakan waktu yang lebih lama lagi. Sehingga saat ini pihaknya masih mempertimbangkan untuk mengambil opsi penyelamatan lain.
"Apabila (dalam operasi) ada kesulitan akan memakan waktu beberapa lama lagi, dan kita tidak tau kondisi apa yang akan kita hadapi nanti, itu adalah rencana yang akan kita laksanakan dan berproses," tegasnya.
Diketahui, sejak hari kedua pencarian 129 korban hilang Kapal Virgo, opsi penyelaman telah dipilih untuk memeriksa bagian dalam kapal. Namun, Syafii mengungkapkan opsi itu belum bisa dilaksanakan karena kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi yang membuat operasi penyelaman ditunda.
Hingga memasuki hari ke empat pencarian, opsi penyelaman terus direncanakan untuk dilaksanakan. Namun, cuaca dan kecepatan arus melebihi batas maksimal yakni seharusnya 0,5 knot. Namun, Syafii menegaskan berbagai upaya akan ditempuh untuk proses pencarian para korban.
Simak Video "Video: Paparan Lengkap Kepala Basarnas Soal Kebakaran Kapal KM Mutiara Sentosa"
(des/des)