Daftar 8 Pelabuhan di Kalsel, Salah Satunya Pelabuhan Trisakti

Daftar 8 Pelabuhan di Kalsel, Salah Satunya Pelabuhan Trisakti

Anindyadevi Aurellia - detikKalimantan
Kamis, 17 Sep 2026 04:59 WIB
Foto udara kapal tongkang melintasi sungai Mahakam yang mengalami penyusutan debit air di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (6/9/2026). Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Samarinda memberikan instruksi kepada seluruh perusahaan dan pemilik pelabuhan untuk membatasi muatan kapal tongkang pengangkut batu bara menjadi 5.500-6.000 ton dari sebelumnya 7.000 ton karena dapat membahayakan proses pelayaran akibat adanya penyusutan debit air sungai Barito dan Mahakam. ANTARA FOTO/Angga Palguna/YU
Ilustrasi lalu lintas kapal. Foto: ANTARA FOTO/Angga Palguna
Banjarbaru -

Kalimantan Selatan (Kalsel) memiliki sejumlah pelabuhan yang menjadi bagian penting dalam menunjang aktivitas transportasi dan perekonomian daerah. Keberadaan pelabuhan tidak hanya mendukung mobilitas penumpang, tetapi juga berperan dalam kegiatan distribusi barang dan konektivitas antardaerah.

Salah satu pelabuhan yang cukup dikenal di Kalsel adalah Pelabuhan Trisakti di Banjarmasin. Pelabuhan ini menjadi salah satu simpul penting dalam aktivitas transportasi laut dan arus logistik di wilayah Kalimantan Selatan.

Namun, Trisakti bukan satu-satunya pelabuhan yang ada di provinsi ini. Sejumlah pelabuhan lain tersebar di berbagai wilayah Kalsel dan memiliki fungsi serta karakteristik yang beragam, mulai dari mendukung angkutan penumpang hingga kegiatan bongkar muat dan distribusi komoditas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Daftar 8 Pelabuhan di Kalimantan Selatan

Apa saja pelabuhan yang terdapat di Kalimantan Selatan? Berikut daftar pelabuhan di Kalsel, dirangkum oleh detikKalimantan dari berbagai literatur:

1. Pelabuhan Trisakti

Pelabuhan ini ialah salah satu pelabuhan utama di Kalimantan Selatan yang berada di Kota Banjarmasin. Pelabuhan Trisakti disebut menjadi pelabuhan terbesar dan tersibuk di Kalimantan.

Endang Susilowati dalam karyanya yang berjudul Dari Pelabuhan Martapura ke Pelabuhan Trisakti, menuliskan Pelabuhan Trisakti diresmikan pada tanggal 10 September 1965. Pelabuhan baru ini terletak sekitar 26 kilometer dari muara sungai Barito, dan 3,5 kilometer dari kota Banjarmasin.

Pelabuhan Trisakti yang berlokasi di tepian kiri sungai Barito tersebut memiliki dermaga beton sepanjang 200 meter dengan lebar 15 meter, dan kedalaman airnya sekitar 8-10 meter.

Berbeda dengan pelabuhan Martapura, pelabuhan Trisakti dilengkapi dengan peralatan bongkar muat yang tergolong modern untuk ukuran waktu itu. Sejak dioperasikannya pelabuhan Trisakti seluruh aktivitas pelayaran bagi kapal-kapal berukuran 500 DWT ke atas dipindahkan ke pelabuhan baru tersebut.

Dalam pengelolaannya, Pelabuhan Trisakti berada di bawah Pelabuhan Indonesia. Pelabuhan Trisakti melayani berbagai aktivitas kepelabuhanan termasuk penumpang, Ro-Ro, kapal pesiar, general cargo, dan kapal pengangkut barang curah.

Fasilitas pelayanan yang dimiliki oleh Pelabuhan Trisakti memadai untuk melayani arus keluar masuk barang baik berupa barang curah dan konvensional. Komoditas pelabuhan ini di antaranya adalah chemicals, batubara, semen, biji sawit, karet, jagung, hingga pupuk dan aspal.

2. Pelabuhan Martapura Baru

Sejak tahun 1965 Banjarmasin memiliki dua pelabuhan, yaitu pelabuhan Martapura yang terletak di sungai Martapura dan pelabuhan Trisakti yang terletak di sungai Barito. Pelabuhan Martapura yang merupakan pelabuhan lama berlokasi di tepian kanan sungai Martapura.

Pelabuhan ini memiliki dermaga yang terbuat dari kayu ulin sepanjang 348 meter dengan lebar 10,5 meter. Adapun kedalaman air di dermaga adalah sekitar 4 meter. Pelabuhan ini sekaligus sebagai pintu gerbang bagi Kalimantan Selatan dan bahkan juga Kalimantan Tengah.

Untuk mencapai pelabuhan, saat itu kapal-kapal terlebih dahulu harus melayari sungai Barito selama 2 jam. Ketika mulai memasuki sungai Martapura kapal harus mengurangi kecepatan karena sungai ini berkelok-kelok.

Bila kapal mulai mendekati pelabuhan, kesulitan melayari sungai Martapura semakin bertambah karena kedua tepian sungai penuh dengan rumah-rumah penduduk dengan berbagai aktivitasnya.

Dermaga hanya mampu menampung 5 sampai 6 kapal dengan panjang antara 35 sampai 85 meter. Meskipun demikian, dengan segala keterbatasannya pelabuhan Martapura pada waktu itu menjadi pelabuhan terpenting di Kalimantan Selatan hingga beberapa dekade kemudian.

Kini pelabuhan Martapura diperuntukkan bagi aktivitas armada pelayaran rakyat dan kapal-kapal pelayaran lokal. Lokasi pelabuhan Martapura yang berada di tengah kota Banjarmasin memang memberi kemudahan bagi para pengguna jasa armada pelayaran rakyat yang sebagian besar adalah para pedagang dan pengusaha kecil.

3. Pelabuhan Batulicin

Pelabuhan ini melayani lintasan Batulicin-Tanjung Serdang, yang menghubungkan Kabupaten Tanah Bumbu dengan Kabupaten Kotabaru. Pemerintah mencatat lintasan tersebut sebagai lintasan penyeberangan komersial dalam provinsi.

Berlokasi di kawasan pesisir, pelabuhan ini melayani penyeberangan antarwilayah sekaligus mendukung mobilitas penumpang, kendaraan, dan barang. Letaknya membuat pelabuhan ini turut berperan sebagai salah satu gerbang lalu lintas kapal menuju kawasan Indonesia bagian timur.

Pelabuhan Batulicin merupakan terminal dan dermaga yang digunakan untuk melayani kapal penumpang di Pelabuhan Batulicin. Salah satu rute utama dari pelabuhan ini adalah menuju Pelabuhan Tanjung Serdang yang berada di wilayah Kotabaru.

4. Pelabuhan Tanjung Serdang

Pelabuhan Tanjung Serdang berada di Kabupaten Kotabaru dan menjadi pasangan dari Pelabuhan Batulicin untuk layanan penyeberangan menuju wilayah Tanah Bumbu. Pelabuhan ini penting untuk mobilitas masyarakat dan kendaraan yang melintasi jalur Batulicin-Tanjung Serdang.

5. Pelabuhan Stagen

Pelabuhan penyeberangan ini berada di kawasan Stagen, Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru. Stagen termasuk lokasi terminal umum yang tercatat dalam dokumen Kementerian Perhubungan sebagai bagian dari Pelabuhan Kotabaru.

6. Pelabuhan Mekar Putih

Pelabuhan ini berada di wilayah Pulau Laut Tanjung Selayar, Kabupaten Kotabaru. Mekar Putih tercatat sebagai salah satu terminal umum dalam lingkup Pelabuhan Kotabaru.

Dikutip dari laman Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel, kawasan Mekar Putih memiliki kedalaman laut mencapai sekitar 20 meter. Kondisi ini memungkinkan kapal-kapal besar dengan kapasitas angkut ribuan DWT untuk bersandar dan melakukan aktivitas logistik. Kawasan ini juga dikenal berkaitan dengan aktivitas bongkar muat komoditas, khususnya batu bara.

7. Pelabuhan Teluk Gosong

Pelabuhan ini terletak di Teluk Gosong, Pulaulaut Timur, berada di Kabupaten Kotabaru. Pelabuhan ini melayani kebutuhan transportasi masyarakat menuju Pulau Sebuku.

8. Pelabuhan Kintap

Pelabuhan Kintap berada di Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut. Pelabuhan ini berada di bawah pengelolaan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Kintap yang merupakan unit di lingkungan Kementerian Perhubungan.

Dalam Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor KEP.11/MEN/2011, Pelabuhan Perikanan Muara Kintap ditetapkan sebagai Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan.

Nah, itulah tadi daftar pelabuhan di Kalimantan Selatan. Semoga membantu!

Halaman 2 dari 2


Simak Video "Mengisi Tenaga dengan Hidangan Lezat di Banjarmasin"
[Gambas:Video 20detik] (aau/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads