Sejumlah warga Kota Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim), mengeluhkan pemadaman listrik yang kerap terjadi dalam sepekan terakhir. Pemadaman yang disebut karena adanya gangguan pada pembangkit listrik itu dinilai menganggu aktivitas sehari-hari.
"Hampir seminggu sih padam begini. Kayaknya sih bergilir ya, karena seminggu bisa tiga kali, jadi memang nggak setiap hari. Padamnya juga sampe tiga jam kadang," kata salah seorang warga yang bertempat tinggal di Kecamatan Balikpapan Selatan, Gio (33), Jumat (11/9/2026).
Senada demikian, Diah (29), menilai informasi terkait pemadaman listrik masih belum konsisten. Saat ada informasi pemadaman, listrik justru tidak mati. Namun, ketika tidak ada pemberitahuan, listrik malah padam
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Biasanya ada informasi mau mati lampu dari RT di grup komplek perumahan, ternyata nggak mati. Tapi giliran nggak ada pemberitahuan, malah listrik mati," keluhnya.
Diah menilai kondisi tersebut sangat mengganggu aktivitas rumah tangga, terlebih dirinya memiliki anak kecil. Ia mengharapkan kejelasan terkait penyebab pemadaman, serta perkiraan waktu listrik kembali normal agar dapat mengantisipasi dampaknya.
"Ganggu aktivitas banget, apalagi anakku masih bayi, kasihan kepanasan. Harusnya kalau ada pemadaman dijelaskan aja lah penyebab dan estimasinya sampai kapan, mau sampai kapan bergiliran terus gini," terangnya.
Diketahui, pemadaman listrik yang masih terjadi di Balikpapan disinyalir karena adanya gangguan pada sejumlah pembangkit listrik. Akibatnya, sebagian wilayah kerja PLN ULP dilakukan penghentian sementara aliran listriknya.
Informasi itu disampaikan melalui saluran resmi PLN Unit Layan Pelanggan (ULP) Balikpapan. Berdasarkan informasi tersebut, sejumlah titik di Balikpapan Utara terdampak malam ini mulai pukul 18.00-21.00 Wita.
Di antaranya menyasar Gunung. Rejo, Jalan Letjen S. Parman, P. Antasari, Buntu Bulaeng, Gang Buntu, Jalan Sulawesi, Karang Rejo, Sumber Rejo, Jalan Dr. Sutomo, Rapak, Mal Ramayana, Jalan Kilometer 0-2, Gurinda V, Inpres 2, Inpres 3, Inpres 4, Jalan Akses TPK Pulau Balang Kilometer 13.
Selain itu, pemadaman juga terjadi di Jalan Sultan Hasanuddin Kariangau, Perumahan DMR, BRM, Perumahan Green Valley Kariangau, Pelabuhan Feri Kariangau, BUMA, dan sekitarnya. Kemudian di Telindung, Batu Butok, Gunung 4, BTN, Tepian, Gunung 1, Margomulyo, Sidodadi, Gunung Bugis, Lapangan Poni, Kampung Baru, Kampung Baru Ujung, Jalan Akses TPK Kariangau, Jalan Giri Mulyo, Kampus Institut Teknologi Kalimantan (ITK), dan Brimob Kilometer 13.
Selain wilayah utara, pemadaman listrik secara bergilir juga berlangsung di Balikpapan Selatan. Sehingga penghentian sementara aliran listrik terjadi mulai pukul 18.00-21.00 Wita.
Antara lain berdampak di Perumahan Regency, Islamic Center, Perumahan Rengganis, Perumahan Griya Pertama Asri, Jalan Ruhui Rahayu sebagian, Prapatan sekitarnya, Jalan pipit, Jalan Belibis, Jalan Serindit, Jalan Nuri, Jalan punai, Jalan ketinjau, dan Jalan Syarifuddin Yoes.
Selanjutnya menjalar ke wilayah Balikpapan Timur, yakni di Manggar Sari, Asrama Haji, TPA Manggar, Jalan Proklamasi, Lemaru, Teritip, Gunung tembak, Batakan Mas, Gang Aman, sekitar Jalan Masuk Stadion, Perumahan CGS, Perumahan Iqbal, Perumahan Batakan Permai, Jalan Pemuda sebagian, Batakan Asri 2, Borneo Paradiso Dalam, Perumahan Prona 3, Papan Lestari, SMA 4, Perumahan Pelangi Conzy, BLK dan sekitarnya.
Informasi tersebut juga menyampaikan bahwa penghentian sementara dapat mengalami perubahan jadwal, durasi, maupun pembatalan sesuai dengan perkembangan kondisi kelistrikan di lapangan. PLN ULP Balikpapan turut menyampaikan permohonan maaf serta mengapresiasi pengertian masyarakat selama proses pemulihan gangguan berlangsung.
